Satgas Sidak Tomang: Cabai Meroket Rp100 Ribu/Kg

Sidak Jelang Ramadan: Harga Cabai Rawit Melonjak Rp100.000 per Kilogram di Pasar Tomang Barat

Jakarta Barat – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Polres Metro Jakarta Barat bersama instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tomang Barat, Kecamatan Grogol Petamburan, pada Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan stabilitas harga serta ketersediaan berbagai bahan pokok yang krusial bagi masyarakat.

Dalam sidak yang berlangsung pagi itu, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Metro Jakarta Barat, Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, serta pengelola Pasar Tomang Barat, bergerak serentak. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, memimpin langsung pengecekan dengan berkeliling pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang.

Bacaan Lainnya

Setiap lapak pedagang tak luput dari kunjungan aparat gabungan demi mendapatkan informasi terkini mengenai harga dan stok bahan-bahan pokok. AKBP Arfan Zulkan Sipayung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan lonjakan harga, terutama menjelang periode permintaan yang biasanya meningkat tinggi selama Ramadan.

“Hasil pengecekan hari ini memang terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, namun untuk stok secara umum masih mencukupi dan aman,” ujar AKBP Arfan Zulkan Sipayung pada Sabtu.

Menurut alumni Akpol 2009 ini, kenaikan yang paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit. Harga cabai rawit dilaporkan melonjak signifikan hingga mencapai angka Rp100.000 per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian utama mengingat cabai merupakan salah satu bumbu dapur esensial bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Meskipun demikian, komoditas bahan pokok lainnya terpantau masih berada dalam rentang harga yang relatif stabil dan stok yang memadai. Harga beras premium, misalnya, masih berkisar antara Rp14.000 hingga Rp16.000 per kilogram. Minyak goreng juga terpantau stabil dengan harga antara Rp19.000 hingga Rp22.000 per liter. Sementara itu, harga daging sapi berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

AKBP Arfan menilai bahwa secara keseluruhan, kondisi pasokan di Pasar Tomang Barat masih dalam kategori baik dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemantauan rutin untuk mengantisipasi fluktuasi harga yang dapat memberatkan konsumen.

Upaya Berkala Pemantauan Harga dan Stok Bahan Pokok

Pihak Sudin PPKUKM DKI Jakarta, melalui perwakilannya, Risnawati, menambahkan bahwa kegiatan pemantauan harga dan stok bahan pokok ini bukanlah kali pertama, melainkan dilakukan secara berkala. Menurutnya, timnya secara rutin turun ke berbagai pasar tradisional di wilayah Jakarta Barat, bahkan bisa mencapai dua kali dalam seminggu.

“Kami secara rutin turun ke sejumlah pasar untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujar Risnawati.

Ia mengakui bahwa memang ada beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang merah, yang mengalami kenaikan harga. Namun demikian, Risnawati memberikan jaminan bahwa stok di pasar masih dalam kategori aman dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

“Masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan,” tegasnya, memberikan kepastian kepada publik.

Rincian Harga Bahan Pokok di Pasar Tomang Barat (Per 21 Februari 2026)

Berikut adalah rincian harga beberapa bahan pokok yang terpantau saat sidak di Pasar Tomang Barat:

  • Cabai Rawit: Sekitar Rp100.000 per kilogram. Kenaikan ini menjadi catatan penting dalam pemantauan harga.
  • Beras Premium: Berkisar antara Rp14.000 hingga Rp16.000 per kilogram.
  • Minyak Goreng: Antara Rp19.000 hingga Rp22.000 per liter.
  • Daging Sapi: Di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Upaya pemantauan seperti ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah antisipasi lonjakan permintaan menjelang dan selama bulan Ramadan. Koordinasi antarlembaga pemerintah dan partisipasi aktif dari pengelola pasar serta pedagang menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Pos terkait