Bangladesh Lantik PM Baru: Sorotan Dunia

Perubahan Politik di Bangladesh: Tarique Rahman Dilantik Sebagai Perdana Menteri

Bangladesh kini memiliki wajah baru di pucuk kepemimpinannya. Pada hari Selasa, 17 Februari 2026, Tarique Rahman, pemimpin Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), resmi dilantik sebagai Perdana Menteri. Rahman, yang berusia 60 tahun, merupakan putra dari mantan Perdana Menteri Khaleda Zia dan Presiden Ziaur Rahman yang gugur dalam tugas. Pelantikannya terjadi setelah kemenangan signifikan yang diraih oleh partainya dalam pemilihan parlemen.

Jabatan ini diemban Rahman di tengah berbagai tantangan krusial. Salah satu prioritas utamanya adalah memulihkan stabilitas politik di negara tersebut. Selain itu, ia juga dihadapkan pada tugas berat untuk membangun kembali kepercayaan para investor yang sempat goyah, serta menghidupkan kembali sektor-sektor industri vital, terutama industri garmen yang menjadi tulang punggung perekonomian Bangladesh.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Rahman harus berhadapan dengan konsekuensi dari kekacauan yang terjadi pasca pemberontakan yang dipimpin oleh generasi muda pada tahun 2024. Pemberontakan tersebut berhasil menggulingkan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Sheikh Hasina. Dinamika politik yang kompleks ini menuntut kepemimpinan yang kuat dan visioner dari Perdana Menteri baru.

PBB Mendesak Australia untuk Memulangkan Warganya dari Suriah

Para pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyuarakan desakan agar warga negara Australia yang memiliki keterkaitan dengan kelompok ISIS dipulangkan ke tanah air mereka. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut dan melindungi anak-anak yang tidak bersalah dari risiko radikalisasi.

Pada hari Senin, 16 Februari 2026, sekelompok perempuan dan anak-anak yang ditahan di kamp Al-Roj di wilayah timur laut Suriah dilaporkan memulai perjalanan mereka untuk kembali ke Australia. Proses kepulangan ini dikawal oleh pasukan keamanan Kurdi. Namun, upaya tersebut terhambat oleh otoritas pemerintah Suriah.

Menanggapi situasi ini, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan kembali sikap pemerintahannya yang tidak akan memulangkan keluarga yang memiliki hubungan dengan ISIS. Pihak oposisi federal bahkan menyarankan agar individu dewasa dari kelompok tersebut dilarang memasuki wilayah Australia.

Meskipun demikian, Ben Saul, Pelapor Khusus PBB untuk kontra terorisme dan hak asasi manusia, berpendapat bahwa risiko keamanan yang ada dapat dikelola secara lebih efektif. Ia berargumen bahwa mengizinkan 34 perempuan dan anak-anak tersebut untuk kembali ke Australia akan menjadi solusi yang lebih baik.

Putra Imran Khan Memohon Izin Bertemu Ayah di Penjara

Kedua putra mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, telah menyuarakan keprihatinan mendalam atas memburuknya kesehatan ayah mereka yang saat ini berada di penjara. Mereka secara resmi mengajukan permohonan kepada pihak berwenang untuk diberikan izin menjenguk Imran Khan.

Permohonan ini diajukan setelah lebih dari dua tahun terpisah dari ayah mereka. Para putra Khan mendesak agar otoritas segera memberikan akses kunjungan.

Pekan lalu, pengacara Imran Khan menyampaikan kepada Mahkamah Agung Pakistan bahwa kondisi mata kanan kliennya mengalami perburukan selama dalam penahanan. Namun, pada hari Senin, 16 Februari 2026, sebuah dewan medis menyatakan bahwa pembengkakan pada mata tersebut telah berkurang setelah mendapatkan perawatan.

Kedua putra Khan, Kasim dan Sulaiman, yang kini berusia 26 dan 29 tahun serta berdomisili di London, mengaku tidak yakin sepenuhnya dengan laporan medis yang disampaikan tersebut. Kekhawatiran akan kondisi kesehatan ayah mereka terus membayangi.

Tokoh Hak Sipil AS, Jesse Jackson, Tutup Usia di Usia 84 Tahun

Amerika Serikat berduka atas berpulangnya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam gerakan hak-hak sipil, Jesse Jackson. Ia meninggal dunia pada usia 84 tahun, tepatnya pada hari Selasa, 17 Februari 2026.

Jesse Jackson, seorang pendeta Baptis, tumbuh di wilayah Selatan Amerika Serikat yang masih kental dengan segregasi rasial. Ia dikenal sebagai rekan dekat dari Martin Luther King Jr. dan pernah dua kali mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat. Jackson adalah orang kulit hitam pertama di Amerika Serikat yang berhasil meluncurkan kampanye presiden berskala nasional.

Keluarga Jackson menyampaikan pernyataan yang mengharukan, “Ayah kami adalah seorang pemimpin yang melayani, bukan hanya untuk keluarga kami, tetapi juga untuk kaum tertindas, kaum yang tidak bersuara, dan kaum yang diabaikan di seluruh dunia.”

Jackson, yang dikenal sebagai orator yang inspiratif dan telah lama menjadi warga Chicago, didiagnosis menderita penyakit Parkinson pada tahun 2017. Warisannya sebagai pejuang kesetaraan dan keadilan akan terus dikenang.

Pos terkait