Westlife Pukau Surabaya dalam Konser Megah “A Gala Evening”
Surabaya bergemuruh pada Minggu, 8 Februari 2026, saat grup vokal legendaris asal Irlandia, Westlife, menghadirkan konser akbar bertajuk “A Gala Evening” di Graha Unesa. Antusiasme penonton lintas generasi terasa begitu kental, memadati venue sejak gerbang dibuka pukul 15.00 WIB, menandakan kerinduan mendalam terhadap aksi panggung para idola mereka. Konser yang dikemas secara istimewa dengan iringan orkestra dari Surabaya ini berhasil memanjakan telinga para penggemar dengan deretan lagu-lagu hits yang telah menemani perjalanan musik mereka selama bertahun-tahun.
Kehadiran Westlife di atas panggung disambut dengan sorak-sorai membahana dari ribuan penonton yang tak sabar menyaksikan penampilan mereka. Dengan kekompakan yang selalu menjadi ciri khas, para personel Westlife tampil memukau mengenakan busana tuxedo. Sesi pembuka konser dibuka dengan lagu yang enerjik, “When You’re Looking Like That,” yang langsung membangkitkan semangat para penonton. Serangkaian lagu populer lainnya pun turut dipersembahkan, termasuk “I Have a Dream,” yang sukses membawa nostalgia bagi banyak penggemar.
Tak hanya memanjakan telinga, Westlife juga menunjukkan kedekatan mereka dengan para penggemar melalui sapaan hangat dan interaksi yang tulus. Nicky, salah satu personel, menyapa penonton dengan bahasa Jawa, “Piye Kabare Surabaya? Aku Cinta Surabaya,” yang sontak disambut tepuk tangan riuh dan teriakan persetujuan. Interaksi semacam ini semakin memperkuat ikatan emosional antara Westlife dan para penggemar setianya di Surabaya.
Konser “A Gala Evening” ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman yang berbeda. Penggunaan iringan orkestra dari Surabaya menambah nuansa kemegahan dan keanggunan dalam setiap lagu yang dibawakan. Musik orkestra yang mengalun harmonis berpadu dengan vokal merdu para personel Westlife menciptakan sebuah simfoni yang memukau dan tak terlupakan.
Memasuki sesi kedua konser, suasana semakin memanas. Dengan sorot lampu yang terfokus ke tengah panggung, Westlife kembali muncul dengan penampilan yang berbeda, kali ini mengenakan tuxedo berwarna putih. Lagu “Hello My Love” menjadi pembuka sesi kedua ini, membuktikan bahwa grup ini selalu memiliki cara untuk memberikan kejutan dan kesegaran dalam setiap penampilannya.
Penampilan Westlife di sesi kedua ini semakin membuktikan energi dan talenta mereka yang tak lekang oleh waktu. Lagu-lagu dibawakan dengan penuh semangat, membuat para penonton turut bernyanyi bersama (sing along) di setiap baitnya. Atmosfer yang tercipta begitu luar biasa, penuh dengan kegembiraan dan kebersamaan.
Sebelum benar-benar mengakhiri penampilan mereka di “A Gala Evening” Surabaya, Westlife mempersembahkan sebuah lagu penutup yang sangat spesial sebagai encore. Lagu “Swear It Again” dipilih untuk mengakhiri konser, sebuah lagu yang memiliki makna mendalam bagi banyak penggemar dan menjadi penutup yang sempurna untuk malam yang penuh keajaiban ini.
Jejak Penggemar Lintas Generasi
Fenomena antusiasme Westlife di Surabaya ini tidak hanya terlihat dari keramaian penonton, tetapi juga dari dedikasi para penggemarnya. Martina Ekaristi, seorang Westlifer Surabaya yang telah mengidolakan grup ini sejak tahun 1998, bersama belasan temannya, mengaku telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk dapat menyaksikan konser ini. Kekompakan mereka terlihat jelas dari pemilihan busana yang dikenakan, yaitu wastra Nusantara.
Grup penggemar yang mereka ikuti ini bahkan berjumlah sekitar 300 orang dan rutin menggelar pertemuan. Martina mengungkapkan rasa bahagianya karena Westlife memilih Surabaya sebagai kota pertama dalam rangkaian konser mereka. Hal ini dianggap sebagai bentuk apresiasi Westlife terhadap para penggemar di Indonesia.
“Seneng banget, Westlife memilih Surabaya sebagai kota pertama. Artinya mereka senang dengan kita dan kembali ke sini. Dari grup sudah war tiket, dresscode Wastra dan penjemputan juga supaya sama sama dan meskipun sendiri dari luar kota dan luar pulau bisa bareng bareng. Wastra Nusantara memang untuk menunjukan bahwa ini budaya kita,” ungkap Martina dengan penuh semangat.
Pemilihan wastra Nusantara sebagai busana konser menjadi simbol kebanggaan akan budaya lokal, sekaligus menunjukkan bahwa para penggemar Westlife tidak hanya mencintai musik internasional, tetapi juga bangga dengan identitas budaya mereka sendiri. Hal ini menambah dimensi yang lebih kaya pada perayaan konser Westlife di Surabaya, menjadikannya lebih dari sekadar pertunjukan musik, tetapi juga sebuah ajang apresiasi budaya.
Konser “A Gala Evening” Westlife di Surabaya ini membuktikan bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan usia. Dari penggemar lama yang telah mengikuti perjalanan karier Westlife sejak awal, hingga generasi baru yang terpikat oleh musik dan penampilan mereka, semuanya larut dalam euforia yang sama. Pengalaman konser ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi momen berharga yang akan terus dikenang oleh para penggemar di Surabaya.







