Lucky Widja: Pingsan Usai Makan, Sakit Misterius?

Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada hari Minggu, 25 Januari 2026, di Rumah Sakit Halim, Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Lucky menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit tuberkulosis ginjal yang dideritanya sejak tahun 2022.

Penyakit yang Diderita Lucky Widja

Bacaan Lainnya

Awal mula terungkapnya penyakit serius yang diderita Lucky Widja berawal dari kecurigaannya terhadap kondisi tubuhnya. Musisi yang juga dikenal sebagai pencipta lagu dan aktor ini, sempat menceritakan pengalamannya kepada sahabatnya, Ferdy Tahier, dalam sebuah podcast pada tahun 2023. Melalui kanal YouTube All You Can Hear milik Ferdy Element, Lucky mengungkapkan momen ketika ia mulai merasa ada yang tidak beres dengan kesehatannya.

“Jadi gue selama tahun 2022 kemarin sakit parah. Sakit parah,” ungkap Lucky. Ia kemudian menjelaskan penyakit langka yang menyerangnya, “Jadi gue kena sakit agak aneh tuh namanya TB ginjal, tuberkulosis ginjal.”

Penyakit tersebut ternyata tidak hanya menyerang satu organ. Menurut Lucky, tuberkulosis itu telah menyebar dan menginfeksi seluruh saluran kemih bagian bawah tubuhnya. “Dan juga tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua tuh. Jadi semua saluran kencing yang ke bawah itu kena semua,” ujarnya.

Kesadaran akan kondisi serius itu muncul setelah ia menjalani pemeriksaan medis. Hasilnya membuat Lucky terkejut karena fungsi ginjalnya sudah berada di tahap kritis. “Gue iseng cek darah, coba cek fungsi ginjal ternyata ginjal gue udah stadium lima tuh kacaunya. Jadi tinggal 19 persen apa 20 persen,” ungkapnya.

Gejala yang Dialami Lucky Widja

Seiring penyakitnya memburuk, Lucky juga mulai mengalami kejadian-kejadian yang tak biasa. Ia mengaku sering kehilangan kesadaran, terutama setelah makan. “Tahunya bulan puasa hari ke berapa tuh. Setiap habis buka puasa, tidur, terus malem baru pindah ke tempat tidur gitu. Kadang-kadang sampai merangkak,” tutur suami Aleima Sharuna ini.

Pada masa itu, Lucky mengaku benar-benar kebingungan menghadapi perubahan drastis pada tubuhnya. Ia tak menyangka rasa lelah dan gejala yang muncul menjadi pertanda penyakit serius yang kelak merenggut nyawanya. “Makanya itu gue bingung, kenapa ya. Besok paginya nganter anak sekolah bisa, seger lagi gue, puasa lagi ya kan. Buka puasa, duduk bentar nonton TV, blackout, pingsan,” imbuhnya.

“Dibangunin gue cuma gini doang, ‘Papa nggak kuat’. Tidur lagi, gitu terus,” tutur Lucky sembari menirukan posisinya saat itu dengan mata setengah terpejam. “Jadi gue enggak dibangunin. Bangun-bangun jam setengah dua malem. Gue masuk kamar, aduh sakit badan gue,” tukasnya.

Kondisi tubuhnya kembali aneh ketika ia ikut buka bersama. “Nah, gue buka puasa rame-rame tuh waktu itu sama geng gue lah. Gue enggak makan akhirnya, takut gue pingsan,” kenang Lucky. Ia sampai berpesan kepada temannya untuk mengantarkan pulang jika tiba-tiba tak sadarkan diri. “Gue sampai bilang ke temen gue, ntar anterin gue pulang ya kalo tiba-tiba gue sakit,” pintanya. Temannya pun bingung dan mempertanyakan kondisi Lucky.

“Temen gue nanya, ‘Lo sakit apa?’ Enggak tahu gue, enggak ngerti,” kata Lucky. Tak sedikit dari temannya yang mengira Lucky mengidap penyakit gula. “Gula kali, pada bilang gula,” tandas ayah satu anak ini. Saat itu, dokter sendiri mendiagnosis Lucky dengan diabetes. Namun, ketika cek darah dilakukan terungkap jika ginjal Lucky yang bermasalah.

“Dokter bilang, ini pasti gula Pak. Ya udah coba cek aja ternyata ginjal gue udah stadium lima. Gue panik, ke dokter rontgen langsung CT scan.” “Waduh kayak begini nih parah. Jadi airnya udah enggak bisa lewat, pokonya ginjalnya yang satu udah kecil, satu udah bengkak. Air enggak bisa lewat, enggak bisa keluar segala macam,” selorohnya.

Kronologi Meninggalnya Lucky Widja

Kabar kematian Lucky kali pertama diungkapkan oleh Ferdy Tahier. Pria yang juga vokalis utama Element ini mengaku kaget mendengar kabar kepergian sang sahabat untuk selamanya. “Ya kita juga kaget sebenarnya, baru dikabarin jam 11 malam barusan. Dia meninggal jam 10.20,” tutur Ferdy masih terlihat syok.

Ferdy menuturkan, Lucky seharusnya menjalani cuci darah sejak Jumat, 24 Januari 2026. Namun, karena kondisinya yang tidak memungkinkan, jadwal cuci darah Lucky pun diundur Sabtu. “Jadi Lucky itu harusnya dia dicuci darah hari Jumat, dia ngedrop akhirnya mundur ke Sabtu. Sabtu penuh,” tutur Ferdy.

Baru di hari Minggu, Lucky melakukan cuci darah sejak pukul dua siang. “Akhirnya dia masih bisa sampai hari Minggu. Tadi masuk IGD, dia dipompa dari jam dua sih. Tapi ya ininya, dari ginjalnya udah naik ke jantung,” kata Ferdy bercerita.

Ferdy menyebut, telah mengetahui penyakit yang diderita sahabatnya itu sejak lama. “Sudah dua tahun ini ginjalnya memang bermasalah,” selorohnya. Namun, kata Ferdy, Lucky kerap sesak napas belakangan ini. “Tapi tiba-tiba dia sekarang jadi sesak napas. Pas kemarin kita terakhir tuh pas tahun baru. Nah, dia itu nyesek gitu,” tandasnya.

Saat itu, Ferdy sempat menanyakan kondisi itu pada Lucky. “Wah kenapa jadi nyesek Lucky sekarang, gitu,” cetusnya menirukan pertanyaannya ke Lucky. Lucky sendiri bingung dengan kondisi tubuhnya. “Tahu nih, gue jadi nyesek sekarang. Jadi enggak bisa itu, gitu,” kenang Ferdy mengungkap respons Lucky.

Lucky Widja menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Halim, Jakarta, Minggu (25/1/2026) malam di usia 49 tahun. Jenazah Lucky Widja dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Senin (26/1/2026).

Mengenal Tuberkulosis Ginjal

Tuberkulosis (TB) ginjal adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang ginjal. Penyakit ini termasuk langka, tetapi bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen jika tidak diobati dengan benar.

  • Penyebab: TB ginjal disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang biasanya menyerang paru-paru. Bakteri ini dapat menyebar ke organ lain, termasuk ginjal, melalui aliran darah.

  • Gejala: Gejala TB ginjal bisa bervariasi, tetapi beberapa gejala umum meliputi:

    • Nyeri pinggang
    • Demam
    • Penurunan berat badan
    • Urin berdarah
    • Sering buang air kecil
    • Nyeri saat buang air kecil
  • Diagnosis: Diagnosis TB ginjal melibatkan beberapa tes, termasuk:

    • Tes urin untuk mendeteksi bakteri TB
    • Tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal
    • Rontgen atau CT scan untuk melihat kondisi ginjal
  • Pengobatan: Pengobatan TB ginjal biasanya melibatkan kombinasi antibiotik selama 6-9 bulan. Penting untuk mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter untuk mencegah komplikasi.

Kepergian Lucky Widja merupakan kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Pos terkait