jogja. YOGYAKARTA – Lenovo memperkuat komitmennya sebagai mitra teknologi strategis bagi Ducati Corse, divisi balap Ducati di ajang MotoGP. Kemitraan yang terjalin sejak 2018 itu menunjukkan bagaimana inovasi teknologi, mulai dari cloud hingga High Performance Computing (HPC), menjadi kunci di balik kecepatan, presisi, dan performa luar biasa motor Desmosedici GP.
Hubungan Lenovo dan Ducati makin tampak erat dalam acara Meet & Greet Marc Márquez dan Fermín Aldeguer di gedung Thamrin Nine Jakarta pada 30 September lalu. Partisipasi Lenovo Indonesia dalam Meet & Greet Marc Márquez dan Fermín Aldeguer di gedung Thamrin Nine Jakarta menjadi kesempatan bagi penggemar MotoGP untuk menyaksikan langsung aksi ikon balap dunia dan merasakan semangat kolaborasi teknologi Ducati Lenovo.
CEO Ducati Indonesia Jimmy Budhijanto mengatakan Lenovo telah menjadi mitra teknologi yang berperan penting dalam mendukung performa Ducati di lintasan balap dunia. “Kehadiran Lenovo di Meet & Greet ini memberikan pengalaman istimewa bagi penggemar MotoGP di Indonesia untuk merasakan langsung semangat kolaborasi antara inovasi teknologi dan dunia balap, yang menjadi salah satu hal penting di balik kesuksesan Ducati sebagai juara dunia,” kata Jimmy.
Kemitraan yang telah menempatkan Lenovo sebagai Title Partner tim balap tersebut (Ducati Lenovo Team) ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi adalah penentu utama keunggulan kompetitif. “Kemitraan ini menghadirkan inovasi kelas dunia lebih dekat dengan masyarakat Indonesia, mulai dari pengalaman penggemar hingga aksi balap di lintasan,” ujar Budi Janto, President Director Lenovo Indonesia, dalam acara Meet & Greet Marc Márquez dan Fermín Aldeguer di Jakarta.
Di markas besar Ducati Corse di Bologna, Italia, infrastruktur komputasi Lenovo berperan sebagai fondasi inovasi:
- Simulasi dan Aerodinamika: Infrastruktur Lenovo ThinkSystem HPC (High Performance Computing) digunakan untuk menjalankan simulasi aerodinamika dan dinamika fluida secara presisi. Kemampuan pemrosesan data berskala besar ini memastikan setiap komponen motor dapat dioptimalkan sebelum turun ke lintasan balap.
- Efisiensi Sumber Daya: Penggunaan infrastruktur hyperconverged Lenovo ThinkAgile (HCI) memungkinkan tim teknis Ducati mengelola komputasi, penyimpanan, dan jaringan dalam satu platform yang terpadu dan efisien.
- Akses Cloud Fleksibel: Ducati juga memanfaatkan perjanjian Cloud Solution Provider (CSP) dengan Lenovo untuk mendapatkan akses fleksibel ke daya komputasi tambahan berbasis cloud saat beban kerja analisis data dan simulasi meningkat.
Kecepatan Real-Time di Pit Lane
Teknologi Lenovo memastikan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat di bawah tekanan balapan:
- Pengumpulan Data Real-Time: Server ThinkSystem SE350 bertugas mengumpulkan hingga 100GB data dari lebih dari 50 sensor di setiap motor selama akhir pekan balapan. Data ini mencakup tekanan ban, suhu mesin, hingga konsumsi bahan bakar.
- Analisis Cepat di Pit: Tim di pit lane mengandalkan mobile workstation Lenovo ThinkPad P1 yang siap AI untuk menganalisis data performa motor dalam hitungan detik, memungkinkan penyesuaian strategi dan konfigurasi motor secara real time.
Kombinasi teknologi ini memberdayakan Ducati Corse untuk memaksimalkan setiap putaran, tikungan, dan strategi balap, membuktikan bahwa di balik setiap deru mesin kencang di lintasan, ada strategi berbasis data dan teknologi yang bekerja tanpa henti.





