Ombak ganas seret 4 anak di Kebumen, satu tewas, satu hilang

Operasi Pencarian dan Pertolongan di Pantai Gajah, Kebumen

Kantor SAR Cilacap melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap empat anak yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Gajah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kejadian ini berawal dari laporan yang diterima oleh pihak SAR pada Jumat (03/04) pukul 17.20 WIB. Informasi tersebut berasal dari Pak Heru (Polsek Puring), yang menyampaikan bahwa keempat korban sedang beraktivitas di pantai ketika datang ombak besar yang menyeret mereka.

Dari empat korban tersebut, dua di antaranya berhasil selamat. Mereka adalah Vikri Zahlul Anwan (12 tahun) dan Dimas (12 tahun), keduanya merupakan warga Desa Kuwayuhan, Kabupaten Kebumen. Sementara itu, dua korban lainnya, Gilang Aditi (12 tahun) dan Kafi Al Azam (13 tahun), masih dalam proses pencarian.

Bacaan Lainnya

Pada hari kedua operasi, yaitu Sabtu (04/04) pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melakukan briefing dan membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 fokus pada penyisiran di permukaan air menggunakan LCR (Life Craft Rescue) di sekitar lokasi kejadian dalam radius 1 NM. Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran darat ke arah barat dan timur masing-masing sejauh 1 km.

Pada pukul 12.15 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban bernama Gilang Aditi (12 tahun) dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada di koordinat 7°45’45.8″S 109°30’03.6″E, atau sekitar 2,9 km ke arah barat dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Puring untuk penanganan medis.

Setelah itu, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya, yaitu Kafi Al Azam. Namun hingga pukul 16.00 WIB, hasil pencarian belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, operasi SAR dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Minggu (05/04) pukul 07.00 WIB.

Faktor Cuaca yang Memengaruhi Operasi

Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan hujan, yang menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan dalam pelaksanaan operasi SAR. Hujan dapat memengaruhi visibilitas dan keselamatan personel yang melakukan pencarian, sehingga perlu diperhatikan secara ekstra.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban yang hilang ditemukan. Pihak SAR terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban dengan cepat dan aman, meskipun situasi di lapangan tetap memperlihatkan tantangan yang signifikan.

Langkah-Langkah yang Dilakukan dalam Operasi SAR

  • Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua SRU untuk mencakup area yang lebih luas.
  • SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan LCR.
  • SRU 2 melakukan penyisiran darat ke arah barat dan timur masing-masing sejauh 1 km.
  • Korban yang ditemukan langsung dievakuasi ke puskesmas untuk penanganan medis.
  • Operasi SAR dihentikan sementara akibat tidak adanya hasil pencarian hingga pukul 16.00 WIB.
  • Operasi akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan waktu yang telah ditentukan.


Pos terkait