Categories: Local

Mudik Gratis Jakarta-Sumenep: Pemkab Sediakan Bus untuk Perantau

Fasilitas Mudik Gratis Lebaran 1447 Hijriah: Pemkab Sumenep Fasilitasi Perantau Pulang Kampung

Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan program yang sangat dinantikan oleh para perantau: program mudik gratis untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Inisiatif tahunan ini dirancang khusus untuk meringankan beban ekonomi warga Sumenep yang bekerja dan menetap di Jakarta serta wilayah sekitarnya, memungkinkan mereka untuk kembali ke tanah kelahiran dan merayakan momen penting Idulfitri bersama keluarga tercinta tanpa dibebani biaya transportasi.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep, yang digagas langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Beliau secara konsisten menjadikan program mudik gratis sebagai agenda rutin setiap bulan Ramadan. Tujuannya jelas, yaitu memberikan fasilitasi terbaik bagi masyarakat perantauan agar dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa memikirkan ongkos perjalanan.

“Program ini kami hadirkan agar warga Sumenep yang bekerja di luar kota bisa pulang dengan aman dan nyaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujar Bupati Achmad Fauzi pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa momen Idulfitri dapat dinikmati sepenuhnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berjauhan dari rumah.

Jadwal dan Lokasi Keberangkatan yang Telah Ditentukan

Bagi para perantau yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini, jadwal keberangkatan telah ditetapkan dengan cermat. Rencananya, rombongan peserta mudik akan diberangkatkan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Titik kumpul para peserta ditetapkan di Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, mulai pukul 05.30 WIB. Para peserta diharapkan hadir tepat waktu untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyiapkan sejumlah armada bus yang modern dan nyaman untuk mengangkut para peserta secara gratis. Bus-bus ini akan menempuh perjalanan menuju Kota Sumenep. Titik akhir perjalanan yang telah ditentukan adalah di Pendopo Keraton Sumenep. Setibanya di “Kota Keris”, para peserta akan langsung diturunkan di area pendopo, yang menjadi lokasi resmi kedatangan rombongan mudik gratis.

Proses Pendaftaran dan Persyaratan yang Perlu Dipenuhi

Bagi warga perantau asal Kabupaten Sumenep yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya dan ingin mendaftar program mudik gratis ini, proses pendaftaran telah dibuka. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi narahubung resmi program, yaitu Yadi, melalui nomor telepon 0817 388 378. Penting untuk dicatat bahwa calon peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan administrasi untuk memastikan program ini tepat sasaran.

Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah menyerahkan fotokopi atau hasil pindai (scan) Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain KTP, identitas lain yang secara jelas menunjukkan bahwa calon peserta adalah warga asli Kabupaten Sumenep juga dapat diterima. Persyaratan ini bertujuan untuk memverifikasi keabsahan domisili dan asal daerah calon peserta.

Harapan Pemerintah untuk Mempererat Silaturahmi dan Mengurangi Beban Ekonomi

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini mengungkapkan harapannya agar fasilitas mudik gratis ini benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat perantauan. Menurut beliau, pemerintah daerah memiliki tujuan mulia di balik program ini, yaitu memastikan bahwa momentum Idulfitri dapat menjadi ajang yang efektif untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani ongkos perjalanan. Semoga mudik ini membawa kebahagiaan dan mempererat silaturahmi,” terang Bupati Achmad Fauzi.

Lebih lanjut, program mudik gratis ini diharapkan tidak hanya mampu mengurangi beban ekonomi para perantau yang telah berjuang mencari nafkah di perantauan, tetapi juga dapat memperkuat ikatan emosional antara warga Sumenep dengan kampung halaman mereka. Dengan kemudahan pulang kampung, diharapkan kenangan manis bersama keluarga dan suasana kampung halaman dapat terus tertanam, mendorong rasa cinta terhadap tanah air dan keinginan untuk berkontribusi pada pembangunan daerah. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir untuk melayani dan meringankan beban warganya, terutama di momen-momen penting seperti perayaan hari besar keagamaan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

11 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

11 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

12 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

14 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

15 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

16 jam ago