Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026) menjadi momen penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Persib Bandung berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0. Setelah pertandingan usai, terdapat lima fakta mencengangkan yang muncul dari kemenangan ini.
Rekor kejutan pertama yang diperoleh Persib Bandung adalah tidak pernah kalah di markas Semen Padang sejak tahun 2017. Dari 2017 hingga saat ini, Persib selalu meraih poin di Stadion H Agus Salim. Kekalahan terakhir mereka tercatat pada gelaran ISL pekan ke-12 tahun 2016 lalu, ketika kalah 4-0 dari Semen Padang.
Setelah kekalahan itu, padang menjadi lumbung poin bagi Persib. Dengan rincian 2 kali menang dan 2 seri di markas Semen Padang:
Rekor kedua yang dicatatkan di markas Semen Padang adalah keberhasilan Teja Paku Alam menggusur rekor sulit kiper legendaris Persija Jakarta, Andritany Ardhyasa. Rekor Andritany yang telah dijaga selama 4 musim akhirnya pupus oleh Teja Paku Alam. Cleansheet di laga kontra Semen Padang memastikan Teja Paku Alam melampaui rekor dari Andritany dengan catatan 16 kali tak kebobolan dalam satu musim atau jadi yang paling banyak.
Sebelumnya, kiper Persija Jakarta itu sukses mencatatkan 15 kali tak kebobolan dalam satu musim tepatnya di musim 2022/2023 lalu.
Dua gol kemenangan Persib Bandung atas Semen Padang dicatatkan oleh Ramon Tanque di menit ke-32 dan 70. Dua gol Ramon Tanque memiliki skema mirip yakni umpan tarik yang diteruskannya melalui tap in dari second line. Berkat brace itu, Ramon Tanque berhasil mencatatkan 7 gol dari 22 laga bersama Persib Bandung.
Ada apa dengan Bojan Hodak? Pemain sekaliber eks PSG dan Timnas Prancis yang didatangkan paruh musim lalu, Layvin Kurzawa masih belum dipercaya starter. Apesnya, bek kiri dengan segudang pengalaman itu hanya dimainkan Bojan Hodak selama 5 menit waktu normal. Lebih tepatnya, masuk di menit ke-85 gantikan Thom Haye. Bojan Hodak justru lebih percaya Eliano Reijnders yang bukan berposisi asli sebagai LB ketimbang Layvin Kurzawa.
Persib Bandung bisa kunci gelar jika di 8 laga sisa 7 di antaranya berhasil mereka menangkan. Jika menang 7 laga, Persib Bandung bakal raup 21 poin atau ditambah poin saat ini menjadi 82. Mengunci Borneo FC yang jika menang 8 laga sisa raihan poin maksimal mereka hanya 81 poin. Sedangkan Persija Jakarta hanya mampu raih maksimal poin 76.
Menilik dari laga tersisa Persib Bandung, total masih ada 4 laga home yang masih dimiliki Persib Bandung. Sementara 4 laga lainnya merupakan laga away. Batu sandungan Persib Bandung ada pada Bhayangkara FC (Away), Persija Jakarta (Away) dan PSM Makassar (Away).
Babak Pertama
Sejak menit pertama, Semen Padang meladeni terbuka permainan Persib Bandung. Peluang saling serang dicatatkan oleh kedua tim hingga menit ke-15. Peluang emas didapatkan Berguinho di menit ke-22. Aksi individu Berguinho mampu lesatkan sepakan on target. Beruntung, Asyraq Gufron masih berdiri pada posisi yang tepat untuk halau bola. Akhirnya Persib Bandung berhasil cetak gol keunggulan di menit ke-33. Umpan cantik Berguinho di sisi kanan mampu disontek oleh Ramon Tanque. Dengan tap in, Ramon Tanque sukses beri keunggulan bagi Persib Bandung. Cek VAR sempat dilakukan oleh wasit. Gol disahkan oleh wasit, Persib Bandung unggul 1-0 atas Semen Padang.
Babak Kedua
Persib Bandung di awal babak kedua melakukan pergantian. Uilliam Barros dan Luciano Guaycochea dimasukkan Bojan Hodak. Sementara Semen Padang terus menekan pertahanan Persib Bandung untuk menyamakan kedudukan. Peluang emas didapatkan oleh Uilliam Barros. Baru masuk, tembakan kaki kiri Barros yang sudah one on one dengan Rendy Oscario masih mampu diblock. Sepakannya hanya menghasilkan sepak pojok. Setelah gagalnya Uilliam Barros, umpan Thom Haye sukses memberikan Ramon Tanque catat brace. Umpan Thom Haye sempat difleksi mengenai punggung pemain Semen Padang. Rendy Oscario yang gagal antisipasi mati langkah. Ramon Tanque yang datang dari second line mampu lakukan sundulan. Skor berubah, Ramon Tanque cetak brace untuk Persib Bandung dan ubah skor menjadi 2-0 di menit ke-70.
Tuan rumah Semen Padang tak ingin begitu saja menyerah meski lawan yang dihadapi sang pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung. Target 3 poin jadi harga mati bagi Semen Padang demi bisa memperpanjang asa bertahan di Liga 1 musim depan. Menang, Semen Padang bakal menembus posisi ke-14 klasemen sementara yang ditempati Persijap Jepara. Sementara Persib Bandung, menang 7 kali beruntun atau 8 kali bisa membuat mereka juara lebih dini. Kepastian itu semakin nyata setelah rival abadi mereka, Persija Jakarta terjungkal di kandang Bhayangkara FC.
Untuk realisasikan hal itu, Imran Nahumarury pasang line up utama Semen Padang dengan menurunkan trio penyerang mereka Diego Mauricio, Guillermeno Fernandez dan Maicon Souza. Sedangkan Bojan Hodak, memilih untuk beri kejutan Imrah Nahumarury dengan mencadangkan anak kesayangannya, Uillam Barros dan juga striker yang putaran kedua baru didatangkan, Sergio Castel. Bojan Hodak lebih memilih pasang Ramon Tanque dan diladeni oleh Beckham Putra dan Berguinho.
Kecelakaan Bus DAMRI di Kalimantan Barat Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada bus DAMRI jurusan Sintang-Pontianak…
Kedekatan yang Hangat antara Leticia Charlotte dan Mama Dini Sheila Marcia, ibu dari Leticia Charlotte,…
Membangun kekayaan merupakan sebuah perjalanan yang jauh melampaui sekadar peningkatan pendapatan. Esensinya terletak pada transformasi…
Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Pada pertandingan final four Proliga 2026…
Mempersiapkan Bisnis di Masa Pensiun Setiap individu yang bekerja, baik sebagai pegawai negeri, BUMN, maupun…
Maximo Quiles, murid Marc Marquez dan juga rival Veda Ega Pratama, tampak sangat antusias menghadapi…