Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada bus DAMRI jurusan Sintang-Pontianak di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada hari Minggu (5/4). Kejadian ini menyebabkan satu orang tewas dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Menurut informasi yang diperoleh dari pihak Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Sanggau, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di jalan penurunan di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas. Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo menjelaskan bahwa satu penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Selain korban jiwa, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Mereka kini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Iptu Andiet menambahkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat kendaraan kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun dan berbelok.
“Diduga sementara rem tidak berfungsi optimal, sehingga kendaraan kehilangan kendali di jalan menurun dan terjadi kecelakaan tunggal,” ujarnya.
Sebelum kejadian, pengemudi mengaku telah mengemudikan kendaraan secara hati-hati karena menyadari adanya kendala pada sistem pengereman. Setibanya di lokasi yang merupakan turunan curam dan tikungan ke kanan, kendaraan oleng ke kiri.
Sopir kemudian berupaya mengendalikan dengan membanting setir ke kanan, namun bus tetap tidak terkendali hingga akhirnya mengalami kecelakaan. Dari data yang diperoleh, insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 10 orang mengalami luka berat, dan 10 orang lainnya luka ringan.
Iptu Andiet menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Proses investigasi akan terus dilakukan guna menemukan penyebab utama kejadian ini.
Manajemen DAMRI Cabang Pontianak merespons kecelakaan ini dengan menyampaikan dukacita atas insiden tersebut. Perusahaan juga memastikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.
“Kami turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban, serta mendoakan agar seluruh korban yang dirawat dapat segera pulih,” demikian pernyataan resmi manajemen DAMRI.
Berdasarkan data kepolisian, bus berjenis Mercedes-Benz dengan nomor polisi KB 7710 S ini mengangkut sebanyak 31 orang, terdiri dari sopir, kernet, dan 29 penumpang, yang berangkat dari Sintang menuju Terminal Ambawang, Kubu Raya.
DAMRI menyatakan telah mengambil sejumlah langkah penanganan pasca kecelakaan. Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain:
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses investigasi dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional dan keselamatan guna mencegah kejadian serupa ke depan.
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…
Kedekatan yang Hangat antara Leticia Charlotte dan Mama Dini Sheila Marcia, ibu dari Leticia Charlotte,…
Membangun kekayaan merupakan sebuah perjalanan yang jauh melampaui sekadar peningkatan pendapatan. Esensinya terletak pada transformasi…
Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Pada pertandingan final four Proliga 2026…
Mempersiapkan Bisnis di Masa Pensiun Setiap individu yang bekerja, baik sebagai pegawai negeri, BUMN, maupun…
Maximo Quiles, murid Marc Marquez dan juga rival Veda Ega Pratama, tampak sangat antusias menghadapi…