Categories: info

Jadwal Imsak & Buka Puasa Tangerang-Tangsel Hari Ini, 22 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah dan Panduan Lengkap Puasa Ramadhan di Tangerang dan Tangerang Selatan

Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, umat muslim di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan. Untuk memastikan ibadah puasa berjalan lancar dan sah secara syariat, memahami jadwal imsakiyah yang tepat menjadi sangat penting. Jadwal ini mencakup waktu imsak (batas berhenti makan dan minum sebelum Subuh) dan waktu berbuka puasa saat matahari terbenam dan azan Maghrib berkumandang.

Pada hari Minggu, 22 Februari 2026, umat muslim memasuki hari kedua puasa Ramadhan. Penetapan awal Ramadhan 1447 H ini didasarkan pada hasil sidang isbat yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Berikut adalah rincian jadwal imsakiyah dan buka puasa untuk wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan pada hari tersebut:

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Tangerang
Minggu, 22 Februari 2026

  • Imsak: 04:33
  • Subuh: 04:43
  • Zuhur: 12:10
  • Ashar: 15:19
  • Maghrib: 18:18
  • Isya: 19:28

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Tangerang Selatan
Minggu, 22 Februari 2026

  • Imsak: 04:32
  • Subuh: 04:42
  • Zuhur: 12:10
  • Ashar: 15:18
  • Maghrib: 18:18
  • Isya: 19:27

Bacaan Niat dan Doa Penting Selama Ramadhan

Selain jadwal, menguasai bacaan niat puasa dan doa berbuka puasa adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah Ramadhan.

Niat Puasa Ramadhan
Bacaan niat puasa Ramadhan untuk esok hari adalah sebagai berikut:

“Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.”

Artinya:
“Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Doa Buka Puasa
Doa berbuka puasa Ramadhan yang diajarkan dari Hadits Abu Dawud adalah:

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin”

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang Maha Pengasih.”

Tips Menjaga Kesehatan Selama Berpuasa

Menjalankan ibadah puasa bukan berarti mengabaikan kesehatan. Beberapa tips berikut dapat membantu menjaga kondisi tubuh dan mencegah masalah yang umum terjadi, seperti bau mulut dan kelelahan saat beraktivitas fisik.

6 Cara Efektif Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut bisa menjadi masalah yang mengganggu selama berpuasa. Namun, dengan beberapa langkah pencegahan, hal ini dapat diatasi:

  1. Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi Secara Rutin
    Menyikat gigi dan menggunakan benang gigi setelah sahur dan sebelum tidur merupakan kebiasaan yang baik. Penggunaan obat kumur bebas alkohol juga dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut.
  2. Memastikan Asupan Air yang Cukup Saat Sahur
    Minum air putih dalam jumlah yang memadai saat sahur dan berbuka sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hidrasi yang baik membantu meningkatkan produksi air liur, yang berperan dalam mencegah bau mulut.
  3. Memilih Konsumsi Buah-buahan Saat Sahur
    Sebaiknya hindari makanan dengan aroma menyengat seperti bawang putih dan bawang merah saat sahur. Gantilah dengan buah-buahan yang kaya air, contohnya apel dan jeruk, yang dapat membantu membersihkan mulut secara alami.
  4. Menghindari Makanan Manis Berlebihan Saat Sahur
    Konsumsi makanan manis dan olahan yang tinggi gula dapat memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, batasi konsumsi kopi dan teh karena dapat menyebabkan mulut menjadi kering.
  5. Memanfaatkan Siwak
    Siwak atau miswak adalah alternatif alami untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas tanpa memerlukan pasta gigi berbahan kimia.
  6. Mengunyah Permen Karet Bebas Gula Setelah Berbuka
    Setelah berbuka, mengunyah permen karet tanpa gula dapat merangsang produksi air liur. Air liur ini membantu membersihkan sisa makanan dan bakteri di dalam mulut.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat mencegah bau mulut saat berpuasa dan tetap merasa percaya diri saat berinteraksi. Menjaga kebersihan dan kesehatan mulut juga merupakan bagian integral dari menjaga kebersihan diri dalam ajaran Islam.

Tips Olahraga Aman dan Nyaman Selama Ramadhan

Beraktivitas fisik selama Ramadhan tetap memungkinkan dan bahkan bermanfaat untuk menjaga kebugaran, meningkatkan metabolisme, serta menjaga suasana hati. Namun, penting untuk melakukannya dengan cara yang tepat agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan. Berikut adalah lima tips untuk berolahraga dengan aman saat puasa:

  1. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat
    Waktu yang paling direkomendasikan untuk berolahraga adalah menjelang waktu berbuka puasa. Dengan begitu, tubuh dapat segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi setelah selesai berolahraga. Pilihan waktu lain adalah setelah berbuka puasa atau setelah menunaikan salat Tarawih, ketika tubuh sudah terhidrasi dan memiliki cadangan energi. Hindari berolahraga berat di siang hari yang terik untuk mencegah dehidrasi dan penurunan stamina.
  2. Sesuaikan Jenis dan Intensitas Olahraga
    Saat berpuasa, pilihlah jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang. Contohnya seperti jalan santai, yoga, peregangan (stretching), bersepeda santai, atau latihan kekuatan dengan beban ringan. Olahraga yang berat dan berintensitas tinggi sebaiknya dibatasi karena dapat menguras energi berlebih. Penyesuaian intensitas ini penting agar tubuh tetap aktif tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.
  3. Perhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan
    Kualitas asupan nutrisi saat sahur dan berbuka sangat memengaruhi performa olahraga. Pastikan tubuh mendapatkan karbohidrat kompleks sebagai sumber energi utama, protein untuk membantu pemulihan otot, dan air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu manis atau berlemak sesaat sebelum berolahraga, karena dapat membuat tubuh cepat lemas.
  4. Dengarkan Sinyal Tubuh Anda
    Setiap individu memiliki tingkat daya tahan tubuh yang berbeda. Jika Anda merasakan gejala seperti pusing, lemas, atau mual saat berolahraga, segera hentikan aktivitas dan beristirahatlah. Mendengarkan sinyal tubuh adalah kunci utama agar olahraga tetap aman selama berpuasa. Memaksakan diri justru dapat berdampak negatif pada kesehatan dan mengganggu kelancaran ibadah puasa Anda.
  5. Jaga Durasi Olahraga Tetap Ideal
    Durasi olahraga saat berpuasa sebaiknya lebih singkat dibandingkan hari-hari biasa, yaitu berkisar antara 20 hingga 40 menit. Durasi ini sudah cukup untuk menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh merasa kelelahan. Latihan yang singkat namun dilakukan secara rutin seringkali lebih efektif dan aman dibandingkan olahraga yang terlalu lama dengan intensitas tinggi.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

6 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

6 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

7 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

8 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

9 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

10 jam ago