Tumpukan sampah menggunung dan memanjang di Jalan Kembangan Baru, Jakarta Barat, tepat di sisi Kali Mookervart, pada hari Senin (26/1). Kondisi ini menjadi pemandangan yang memprihatinkan bagi warga sekitar dan pengguna jalan.

Menurut pantauan di lokasi sekitar pukul 09.32 WIB, sampah-sampah sisa banjir yang melanda Jakarta beberapa waktu lalu, membentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. Gunungan sampah tersebut bahkan mencapai ketinggian lebih dari 2 meter di beberapa titik.
Beragam jenis sampah terlihat mendominasi tumpukan tersebut. Mulai dari sampah plastik berbagai ukuran, hingga perabotan rumah tangga yang sudah rusak dan tidak terpakai lagi.
- Sampah Plastik: Botol plastik, kemasan makanan, kantong plastik, dan berbagai jenis sampah plastik lainnya terlihat berserakan di mana-mana.
- Perabotan Rumah Tangga: Kasur, lemari, lampu, sofa, meja, rak, dan berbagai perabotan rumah tangga yang rusak atau tidak terpakai juga menjadi bagian dari tumpukan sampah tersebut.

Selain itu, tumpukan sampah juga berisi berbagai jenis pakaian, mulai dari celana, tas, baju, helm, hingga buku-buku yang sudah tidak terpakai. Kondisi ini menunjukkan betapa banyaknya barang-barang yang terbuang akibat banjir atau memang sudah tidak layak pakai.
Di tengah tumpukan sampah yang menggunung, terlihat sejumlah warga sedang membongkar dan memilah sampah. Mereka berusaha mencari barang-barang atau pakaian yang masih layak untuk digunakan atau dimanfaatkan kembali.
“Kebetulan tadi tatakan kulkas (di rumah) patah. Ini kan kayu pilihan,” ujar Gino (60), seorang warga yang sedang memilah sampah di lokasi. Ia menemukan potongan kayu yang menurutnya berkualitas bagus dan bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya.

Beberapa warga mengaku berhasil menemukan pakaian atau barang-barang yang masih utuh dan berkualitas baik yang bisa mereka gunakan untuk keperluan pribadi. Ada juga warga yang mengumpulkan barang-barang yang masih layak jual untuk kemudian dijual kembali dan mendapatkan penghasilan tambahan.
“Dapet sepatu, buat kerja,” ujar Madiru (62), warga lainnya yang juga sedang memilah sampah. Sepatu yang ia temukan rencananya akan digunakan untuk bekerja sehari-hari.

Pada pukul 10.12 WIB, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat tiba di lokasi bersama 7 mobil pengangkut sampah. Mereka telah melakukan pengangkutan sampah sejak hari sebelumnya.
“Diangkat dari kemarin, ada 7 mobil (tiap ngangkat),” ucap Hanif (27), salah seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat yang berada di lokasi.
Para petugas mulai mengangkat sampah-sampah tersebut, terutama sampah-sampah yang berukuran besar seperti sofa dan lemari. Proses pengangkutan sampah ini diharapkan dapat segera membersihkan tumpukan sampah yang mengganggu dan mengembalikan kebersihan lingkungan di sekitar Jalan Kembangan Baru.

Keberadaan tumpukan sampah ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Selain mengganggu estetika lingkungan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, penanganan sampah yang cepat dan efektif sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya juga perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.







