Jenazah Kopda Farizal Tiba di Kulon Progo, Disambut Isak Tangis dan Puluhan Pelayat



jogja. Kulon Progo – Kedatangan jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di Sidorejo, Lendah, Kulon Progo pada Sabtu malam (4/4) disambut dengan isak tangis keluarga.

Selain keluarganya, mendiang Kopda Farizal juga disambut oleh para pelayat yang telah menunggu sejak lama. Mereka datang untuk memberikan dukungan dan doa terbaik bagi almarhum.

Bacaan Lainnya

Kopda Farizal adalah salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.

Jenazah Kopda Farizal tiba sekitar pukul 22.30 WIB di rumah duka setelah mendarat di Lanud Adisucipto, Kabupaten Sleman. Prosesi pemulangan jenazah berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.

Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Infanteri Dyan Niti Sukma menyampaikan bahwa Kopda Farizal akan dimakamkan secara militer.

“Almahrum akan dimakamkan di Tempat Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kulon Progo pada Minggu pagi (5/4). Pemberangkatan secara militer. Kemudian, sampai sana pun dimakamkan secara militer,” ujarnya.

Upacara Pemberangkatan jenazah menuju TMP Giripeni dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB.

“Sebelumnya ada permintaan dari keluarga akan ada tradisi ataupun baca doa terlebih dahulu,” tambahnya.

Komandan Brigade Infanteri 25 Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera menjelaskan bahwa prosesi memulangkan jenazah dari Lebanon telah dijalankan sesuai rencana.

“Jenazah telah sampai di sini dengan aman. Tinggal prosesi keluarga dan masyarakat yang mau menyalatkan,” katanya.

Prosesi Pemakaman Militer

Pemakaman militer biasanya melibatkan upacara yang khusus dan memiliki simbol-simbol tertentu yang mencerminkan penghormatan terhadap jasa-jasa almarhum. Beberapa hal yang biasanya dilakukan dalam prosesi ini antara lain:

  • Upacara penyambutan jenazah dengan bendera
  • Penghormatan dengan tembakan senjata
  • Pembacaan doa oleh tokoh agama atau keluarga
  • Penyemayaman jenazah di TMP

Prosesi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum, tetapi juga menjadi momen penting bagi keluarga dan masyarakat untuk berdoa serta mengenang jasa-jasa yang diberikan.

Peran Keluarga dan Masyarakat

Keluarga almarhum juga berperan penting dalam prosesi pemakaman. Mereka sering kali meminta adanya ritual tertentu, seperti bacaan doa atau perayaan kecil-kecilan sebagai bentuk penghormatan.

Selain itu, masyarakat sekitar juga turut hadir dalam prosesi pemakaman. Mereka ingin memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum serta ikut merasakan rasa duka atas kehilangan yang dialami.

Tiga Prajurit yang Gugur

Kopda Farizal adalah salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Mereka bertugas untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.

Kepergian mereka meninggalkan kesedihan yang mendalam, baik bagi keluarga maupun rekan-rekan sesama prajurit. Mereka diingat sebagai pahlawan yang berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara.

Kesimpulan

Pemakaman Kopda Farizal Rhomadhon merupakan prosesi yang penuh makna dan penghormatan. Dari proses pemulangan jenazah hingga upacara pemakaman, setiap tahap dilakukan dengan penuh kesadaran akan arti dari tindakan yang dilakukan.

Prosesi ini juga menjadi pengingat bahwa setiap prajurit TNI yang gugur layak diberikan penghormatan yang layak. Mereka adalah pahlawan yang berjuang untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Pos terkait