Thomas Cup 2026 – Drama Bulu Tangkis Malaysia: Lee Zii Jia Cedera, Goh Jin Wei Latihan di Denmark

Pelatihan Terpusat sebagai Syarat Utama untuk Ikut Thomas dan Uber Cup

Pebulu tangkis tunggal putri Malaysia, Goh Jin Wei, serta rekan-rekannya akan kesulitan untuk menjadi bagian dari tim Uber Cup jika mereka tidak mengikuti pelatihan terpusat. Baik tim Thomas Cup maupun Uber Cup akan menjalani delapan hari pelatihan di Herning, Denmark sebelum berangkat ke Horsens. Kedua turnamen ini akan digelar pada 24 April hingga 3 Mei.

Goh Jin Wei telah diberikan izin untuk tidak mengikuti pelatihan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) karena ia akan mengikuti Kejuaraan Asia yang dimulai pada hari Selasa di Ningbo, Tiongkok. Direktur pelatihan tunggal nasional Malaysia, Kenneth Jonassen, menjelaskan bahwa pemain yang terpilih untuk Thomas dan Uber Cup akan dikeluarkan dari tim jika mereka melewatkan pelatihan terpusat di Denmark.

Bacaan Lainnya

Jonassen menegaskan bahwa meskipun seleksi biasanya didasarkan pada prestasi dan hasil masa lalu, kondisi pemain saat ini juga harus mencerminkan kemampuannya. Pelatihan terpusat memungkinkan pelatih untuk memantau kondisi dan kinerja pemain secara cermat untuk meminimalkan masalah yang tidak terduga seperti cedera atau penurunan performa.

“Kami belum secara resmi memilih tim, tetapi semua pemain yang akhirnya terpilih harus menghadiri kamp pelatihan,” kata Jonassen. “Biasanya, ketika kami memilih pemain, itu berdasarkan prestasi, artinya hasil yang telah mereka capai. Tetapi jika kondisi pemain saat ini tidak mencerminkan prestasinya, itu dapat merugikan tim dalam jangka panjang.”

Salah satu alasan utama untuk mengadakan pelatihan terpusat adalah untuk memantau semua pemain, baik calon pemain maupun yang sudah terpilih dalam hal kondisi dan tingkat kinerja mereka. “Jika Anda tidak dapat bergabung dengan pelatihan terpusat, maka Anda sebenarnya tidak dapat berada di tim karena saya tidak tahu tentang kondisi Anda saat ini.”

Jonassen juga menekankan pentingnya kesiapan, di mana para pemain tidak boleh bergantung pada orang lain untuk memikul beban tim. “Ketika Anda terpilih untuk kejuaraan tim besar, kata ‘tim’ sangat penting karena Anda memainkan peran penting bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk rekan satu tim dan negara.”

“Ingat, ini bukan hanya tentang pergi ke sana dan mampu memainkan satu pertandingan karena itu dapat melumpuhkan tim. Jadi, sangat penting bahwa kita dapat mengandalkan semua pemain untuk melangkah ke lapangan dan tampil pada level tertentu.”

Jonassen mengingatkan para pemain bahwa mewakili negara dalam acara tim membawa tanggung jawab di luar kinerja pribadi. “Ini adalah hal yang penting dan besar,” katanya. “Itulah mengapa kita, sebagai pelatih, harus memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang kondisi semua pemain kita sehingga kita dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih tim.”

“Kami menangani ini dengan sangat serius dan bangga untuk mencoba memilih yang terbaik karena kami terbatas dalam melakukan perubahan. Jika kita salah langkah, itu bukan hanya merugikan saya atau pemain lain, tetapi juga memengaruhi rekan satu tim dan, pada akhirnya, negara. Ini berbeda dari turnamen lain. Kita mewakili Malaysia, bukan diri kita sendiri. Karena itulah kita perlu mempertimbangkannya dengan cermat karena ini lebih besar dari turnamen biasa. Ini adalah momen puncak di mana Anda dapat mewakili negara dan tim Anda dengan bangga.”

Sebelumnya, Lee Zii Jia yang absen dari latihan bersama di pelatnas Malaysia membuat ia mendapat ultimatum dan berisiko batal dibawa menuju Thomas Cup 2026. Lee Zii Jia telah mangkir dari sesi latihan bersama tim pelatnas Malaysia untuk persiapan Thomas Cup 2026 pada 1 April 2026 lalu. Lee dan Goh kini sama-sama berstatus pemain independen atau non-pelatnas Malaysia.

Pos terkait