Bupati Kabupaten Brebes, Paramitha Widya Kusuma, melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana ambruknya Jembatan Kalibuntu di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, pada Sabtu sore (04/04/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kondisi terkini dan memberikan arahan terkait penanganan bencana yang terjadi.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya percepatan penanganan bencana, khususnya dalam pembangunan jembatan sementara semi permanen. Tujuannya adalah untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan menghindari gangguan lebih lanjut terhadap aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan serta segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Dengan adanya jembatan sementara, diharapkan dapat membantu 300 Kepala Keluarga (KK) yang saat ini terisolasi total akibat ambruknya jembatan tersebut.
Jembatan yang menghubungkan Dukuh Luwung dan Dukuh Kumambang runtuh setelah tergerus longsor pada Jumat (3/4) sore sekitar pukul 14.55 WIB. Akibatnya, jalur utama aktivitas ekonomi dan pendidikan warga terputus total. Hal ini menyebabkan kesulitan besar bagi masyarakat sekitar.
“Pembangunan jembatan sementara harus segera direalisasikan. Ini mendesak, terutama untuk mendukung mobilitas warga dan memastikan akses anak-anak ke sekolah tidak terhambat,” tegas Bupati Mitha saat meninjau langsung lokasi bencana.
Bupati menekankan bahwa Pemkab Brebes berkomitmen penuh untuk menangani dampak bencana ini secara cepat. Selain pembangunan jembatan darurat, pemerintah daerah juga tengah mengkaji rencana pembangunan kembali infrastruktur yang lebih permanen dan kokoh di lokasi tersebut.
Kepala Desa Cilibur, Nurrohman, mengungkapkan bahwa ambruknya jembatan ini sempat terekam kamera warga. Ia menyebutkan, warga saat ini terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh lebih panjang dan medan yang sulit.
“Kondisi ini sangat vital karena menghambat distribusi ekonomi desa. Kami berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan darurat, tapi juga pembangunan kembali jembatan yang permanen secepatnya,” ujar Nurrohman.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PU Dani Asmoro, Kabid Kedaruratan BPBD Wibowo Budi Santoso, serta unsur TNI-Polri. Saat ini, tim gabungan telah disiagakan di lokasi untuk memulai langkah-langkah teknis pembangunan akses darurat bagi warga terdampak.
Beberapa langkah telah diambil untuk menangani dampak dari ambruknya jembatan ini:
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat segera mengembalikan fungsi jembatan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…