Kunjungan ke Perpustakaan Umum Denpasar Bali Terus Meningkat dengan 40.982 Buku dalam Koleksi

Peningkatan Kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar

Kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar, yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap literasi semakin meningkat.

Peningkatan jumlah kunjungan ini diakui oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana. Ia menyatakan bahwa pada tahun 2025, jumlah kunjungan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang tersedia, jumlah kunjungan di tahun 2023 hanya mencapai 10.673 orang. Di tahun 2024, jumlah tersebut meningkat menjadi 17.924 kunjungan. Dan di tahun 2025, angka kunjungan melonjak menjadi 41.133 kunjungan. Sementara itu, hingga Maret 2026, jumlah kunjungan mencapai 16.582 orang.

Perpustakaan Umum Kota Denpasar juga memiliki koleksi buku fisik yang cukup lengkap. Saat ini, terdapat sebanyak 21.844 judul buku dengan total 40.982 eksemplar. Buku-buku ini mencakup berbagai tingkatan, mulai dari buku anak-anak, jenjang SD, SMP, SMA, hingga buku umum.

Selain buku fisik, perpustakaan ini juga menyediakan e-book sebanyak 892 judul atau 1.822 eksemplar yang dapat diakses melalui aplikasi. Selain itu, terdapat pula koleksi lontar sebanyak 33 judul.

Namun, meskipun jumlah koleksi cukup banyak, pihak perpustakaan mengakui bahwa belum memenuhi standar regulasi dari Perpusnas. Untuk itu, pihaknya berencana memperbaiki sarana dan prasarana terlebih dahulu, kemudian dilengkapi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain Perpustakaan Umum, saat ini pihak perpustakaan juga memiliki dua perpustakaan kontainer yang berada di Taman Janggan dan Lapangan Puputan Badung. Dari masukan dan informasi yang diterima dari masyarakat, pihak perpustakaan sedang berproses untuk mendirikan perpustakaan tambahan di Taman Kota Lumintang. Semoga rencana ini bisa terwujud.

Ia berharap dengan adanya perpustakaan kontainer dan perpustakaan umum di Kota Denpasar, budaya literasi akan semakin meningkat. Dengan begitu, masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya membaca dan menambah ilmu pengetahuan.


Pos terkait