Daftar Wilayah Terdampak Banjir di Tangerang Selatan
Sejumlah wilayah di Tangerang Selatan masih terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak Sabtu (4/4/2026) siang. Meskipun sebagian besar daerah mulai berangsur surut, beberapa titik masih tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi. Banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, meluapnya aliran kali, serta sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.
BPBD Tangerang Selatan mencatat sedikitnya 21 titik banjir tersebar di wilayah Pamulang, Ciputat, Serpong, hingga Setu. Berikut adalah daftar wilayah yang terdampak banjir:
Komplek MA Pamulang Timur – Pamulang
Tinggi muka air: 20-40 Cm
KK terdampak : 90 KK
Kondisi telah surut
Penyebab : Intensitas hujan lebat menyebabkan Meluapnya aliran kali yang melintasi Perumahan WargaBPI RW 04 Kel Pamulang Timur – Pamulang
Tinggi muka air : 30 – 90 Cm
KK Terdampak : 300 KK
Kondisi saat ini: surut
Penyebab Meluapnya aliran kali BPI – Ciputat yang melintasi Perumahan WargaPerum BPI Blok F RW 013 Pamulang Barat – Pamulang
Tinggi muka air : 40 Cm
KK Terdampak : 100 KK
Kondisi saat ini: surut
Penyebab : intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Meluapnya aliran kali BPIJalan Ketapang Blok N Pamper RT 006 RW 05 Pamulang Barat – Pamulang
Tinggi muka air : 50 – 100 Cm
Terdampak : 20 KK
Kondisi saat ini telah surutJalan Akasia 1 Blok AC Pamulang Barat – Pamulang
Tinggi muka air: 90 Cm
Terdampak : 35 KK
Kondisi saat ini : Surut Kondisi saat ini : surut ( 10 Cm )Griya Jakarta 2 Pamulang Barat
Tinggi muka air: 30 Cm
Terdampak : 50 KK
Kondisi saat ini telah Surut
Penyebab : Meluapnya air dari aliran got / drainase wargaPerum Lembah pinus Pamulang Barat
Tinggi muka air: 30 -60 Cm
Terdampak : 130 KK
Kondisi saat ini telah surut
Penyebab : intensitas hujan Meluapnya Aliran kali Pamulang – Ciputat yang melintasi Perumahan WargaPerum Serpong jaya RT 02 RW 02 Buaran – Serpong
Tinggi muka air: 40 Cm
Terdampak : 60 KK
Kondisi saat ini : Berangsur surutPerum Serpong Terrace Kel Buaran Serpong
Tinggi muka air: 35 Cm
Terdampak : 50 KK
Kondisi saat ini telah surut
Penyebab : Intensitas hujan dan Saluran drainasePerum Green Harmoni Kencana Loka Ciater – Serpong
Tinggi muka air: 25 Cm
Terdampak : 60 KK
Kondisi saat ini telah surut
Penyebab : Meluapnya aliran kali Ciater – Tandon CiaterPerumahan citra prima 2 RW 006 keluran Kranggan Kecamatan Setu
Tinggi muka air: 30 Cm – 95 CM
Terdampak : 100 KK
Kondisi saat ini masih terendam
Penyebab : Meluapnya aliran kali yang melintasi Perumahan WargaTaman Crisyan 2 Kencana Loka Ciater BSD, Serpong
Tinggi muka air: 70 Cm
Terdampak : 60 KK
Kondisi saat ini : berangsur surut
Penyebab : Intensitas hujan lebat menyebabkan air aliran kali Ciater – Tandon yang melintasi Perumahan Warga meluap membanjiriPerumahan Namara Residence RT 005 RW 02 Kel Bendabaru Kec Pamulang
Tinggi muka air: 40 Cm
Terdampak : 55 KM
Penyebab : Intensitas hujan, menyebabkan meluapnya aliran kali Ciledug yang melintasi PerumahanPerum Puri Serpong 1 Kel Setu
Tinggi muka air: 40 Cm
Terdampak : 130 KK
Penyebab : Meluapnya aliran kali Capi Jeletreng Kondisi saat ini telah surutPerumahan Pondok Hijau Pisangan Ciputat
Tinggi muka air: 30 – 80 Cm
Terdampak : 300 KK
Kondisi saat ini berangsur surut sekitar 5 CmKP. Kademangan RT.005 RW 01 Kel Setu
Tinggi muka air: 30 Cm
Terdampak : 30 KKPerumahan SCP Kel Babakan Kec Setu
Tinggi muka air : 35 Cm
Terdampak : Akses masuk perumahan warga
Kondisi saat ini telah surutKampung Empang Sari RW 07 Kel Ciputat – Ciputat
Tinggi muka air: 60 Cm
Terdampak : 55 KK
Penyebab : meluapnya aliran kali Ciputat Kondisi saat ini : 50 -80 CmJalan Aria putra GG. H. Betong Rt. 007 rw. 018 Kel. Kedaung kec. Pamulang
Tinggi muka air: 25 Cm
Penyebab : Bocor nya tanggul kali / Tandon
Kondisi saat ini masih terendamPerum Puri Bintaro Indah Jombang – Ciputat
Tinggi muka air: 10 -30 Cm
Terdampak : 250 Kk
Kondisi: masih terendamPerum Orchid garden Bendabaru – Pamulang
Tinggi muka air: 40 – 75 Cm
Terdampak : 50 KK
Kondisi masih terendam
Waspadai Banjir Susulan
Di tengah air yang perlahan turun, peringatan tetap disampaikan kepada warga. “Warga diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor,” ujar Dian.






