Dua Harimau Bandung Zoo Meninggal, Dedi Mulyadi Turun Tangan



Dedi Mulyadi akhirnya mengambil langkah tegas dalam menangani sengketa yang terjadi di Bandung Zoo. Peristiwa ini berawal dari kematian Harimau kembar bernama Huru dan Hara, yang menjadi sorotan publik.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi pernah memberikan solusi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Ia menawarkan tempat sementara bagi satwa-satwa yang ada jika kondisi kebun binatang tidak memungkinkan.

Bacaan Lainnya

“Saya bahkan sampai menawarkan, kalau mau dititipkan di tempat saya, titipkan dulu. Saya akan menyediakan makanan setiap hari dengan baik,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Sayangnya, konflik yang terjadi antara pihak-pihak terkait akhirnya membuat satwa menjadi korban. Ego sektoral dan persaingan kepentingan membuat situasi semakin memburuk.

Setelah mengetahui hal tersebut, Dedi Mulyadi akhirnya turun tangan. Bahkan ia datang langsung ke lokasi Bandung Zoo.

“Karena konflik yang berkepanjangan, kedua pihak saling menyerang dan menggugat. Akhirnya, hewan-hewan yang diurus oleh mereka terlantar,” katanya dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Sabtu (4/4/2026).

Meski secara kewenangan, Pemprov Jabar bukan pihak yang bertanggung jawab, Dedi Mulyadi tetap mengambil sikap. Awalnya, ia sempat ragu karena merasa tidak memiliki wewenang.

“Secara kewenangan, Pemprov Jawa Barat bukan pihak yang bertanggung jawab. Itu alasan saya lama tidak mengambil keputusan. Tapi situasi sudah tidak bisa dibiarkan begitu saja, jadi hari ini kita akan ikut menyelesaikan,” ujarnya.

Tujuan utama Dedi Mulyadi adalah untuk menyelamatkan satwa yang masih tersisa. Ia ingin menjauhi konflik dan hanya fokus pada penyelamatan hewan.

“Minimal saya tidak ikut konflik. Saya hanya ingin satu hal, yaitu menyelamatkan hewan yang ada,” imbuhnya.

Di momen yang sama, Dedi Mulyadi juga memberikan sindiran lewat kolom caption postingannya. Ia menyentil nafsu hewaniyah yang membuat orang membiarkan hewan mati.

“Hewan dibiarkan mati, tapi nafsu hewaniyah dalam jiwa dibiarkan terus hidup bahkan mendominasi. Demikian taushiah pagi ini. Hatur nuhun,” tulisnya.

Postingan tersebut langsung mendapat respons dari netizen. Banyak yang memberikan dukungan dan harapan agar masalah di Bandung Zoo segera terselesaikan.

“Semoga cepat tertangani dengan baik. Kalau sudah buka, mau studi wisata se-sekolahan ke Bonbin,” komentar @sma***.

“Mantap, bapak aing, sat set… Gak banyak ngomong langsung beres, tinggal kita tunggu Bandung Zoo di buka kembali,” tulis @hel***.

“Bener pak kasian banget satwa-satwa di sana jadi korban,” imbuh @bula***.

Pos terkait