Categories: Kesehatan

Bukan Hanya Jalan Kaki, Ini Olahraga Efektif Turunkan Gula Darah

Olahraga untuk Penderita Diabetes: Kunci Keseimbangan dan Konsistensi

Olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging sering dianggap cukup untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun, bagi penderita diabetes, pola olahraga yang dilakukan perlu lebih terstruktur dan seimbang. Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus pendiri komunitas Sobat Diabet, dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, Dip.SN, DCD, FINASIM, FRSPH, IDF-F menekankan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengelola gula darah, terutama melalui pembentukan otot.

“Jadi pembentukan otot yang baik itu menjadi kunci untuk pembakaran gula yang lebih optimal,” ujarnya pada acara Beat Diabetes 2026, yang mengangkat topik Remisi Diabetes melalui Gaya Hidup Sehat yang diselenggarakan Tropicana Slim.

Otot Bukan Sekadar Estetika, Tapi “Mesin” Pembakar Gula

Menurut dr. Rudy, otot memiliki peran besar dalam metabolisme tubuh, termasuk dalam mengolah gula darah. Ia menjelaskan bahwa ketika ototnya optimal, tidak ada sarkopenia, yang akan membuat badan kita memetabolisme gula secara lebih baik.

Artinya, setelah makan, tubuh lebih mudah mengontrol lonjakan gula karena otot membantu proses pembakaran secara efisien.

Durasi dan Pola Sudah Ada Standarnya

Olahraga untuk penderita diabetes tidak bisa dilakukan asal-asalan. Menurut dr. Rudy, durasi olahraga umumnya adalah 150 menit per minggu, dengan frekuensi 5 kali seminggu, di mana 2 diantaranya bersifat latihan beban.

Ia menambahkan, olahraga harus mencakup beberapa jenis sekaligus agar manfaatnya maksimal:

  • Kardio (seperti jalan cepat atau lari)
  • Latihan kekuatan (angkat beban)
  • Latihan keseimbangan

“Jadi gak bisa cuma olahraga lari-lari aja,” tegasnya.

Bukan Instan, Tapi Konsisten

Perbaikan kondisi tubuh tidak terjadi secara cepat. Dr. Rudy menyampaikan bahwa perbaikan resistensi insulin tidak bisa terjadi secara instan.

“Kalau secara cepat nggak bisa,” katanya terkait perbaikan resistensi insulin. Namun, dengan pola hidup sehat yang konsisten, kondisi tubuh bisa membaik secara bertahap.

Di sisi lain, olahraga hanyalah satu bagian dari gaya hidup sehat. Menurut dr. Rudy, pola makan, istirahat, dan kebiasaan sehari-hari juga harus dijaga.

Dengan kombinasi yang tepat, olahraga tidak hanya membantu mengontrol diabetes, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago