Menjelang datangnya musim haji 2026, pengelola Masjidil Haram di Makkah melakukan pemeliharaan berkala pada Ka’bah. Saat itulah momen langka terjadi, kain kiswah disingkapkan dan struktur batu Ka’bah terlihat. Pemeliharaan ini dilakukan sejak Senin (6/4), dikabarkan akan makan waktu 20 hari. Selama pemeliharaan, pagar tinggi didirikan sehingga jemaah umrah yang melaksanakan tawaf tidak bisa menyentuh Ka’bah seperti biasanya.
Pemeliharaan ini dilakukan di berbagai sisi Ka’bah, meliputi pemolesan dan perawatan komponen logam, pemeriksaan kain penutup Ka’bah (kiswah), pembersihan dan pemeliharaan saluran air, termasuk bagian atap dan interior. Tak kalah penting adalah memeriksa mortar ((bahan pengikat) di antara blok batu granit pembentuk Ka’bah.
Hal ini membuat kiswah — kain hitam indah dari sutra alam yang bersulam ayat-ayat Al-Quran dengan benang emas dan perak — disingkapkan sehingga tampak struktur batu Ka’bah tanpa penutup. Pemandangan yang jarang terlihat.
Sejak awal pemeliharaan, otoritas resmi hanya memperlihatkan sekilas pemeliharaan Ka’bah itu. Visual detail yang viral mayoritas merupakan foto atau video yang diambil oleh jemaah di Masjidil Haram. Hingga akhirnya Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah mengunggah tiga foto Ka’bah yang sedang menjalani pemeliharaan itu pada Sabtu (11/4).
Dalam unggahan itu, Tawfiq menulis:
Perawatan Berkelanjutan untuk Rumah Allah yang Suci
Berkat perhatian dan kepedulian yang terus-menerus dari Khādim al-Ḥaramayn asy-Syarīfayn
[Pelayan Dua Masjid Suci/Raja Salman]
serta Yang Mulia Putra Mahkota — semoga Allah melindungi keduanya — pekerjaan pemeliharaan rutin Ka’bah telah dimulai.
Semua ini dilakukan untuk menjaga keutuhan dan keindahannya, agar Baitullah tetap dalam penampilan yang paling indah dan memukau — semoga Allah memuliakannya.
Selamat datang di Makkah al-Mukarramah
Meski ada pemeliharaan Ka’bah, tawaf dan salat di area mataf (sekeliling Ka’bah) tetap berjalan normal, termasuk pada salat Jumat 10 April lalu. Kantor pengelola Masjidil Haram yang juga dipimpin Menteri Tawfiq mengunggah sekilas Ka’bah yang sedang dibuka kiswahnya seperti di bawah ini:
Pemeliharaan ini mencerminkan komitmen penuh terhadap kebersihan dan keindahan Ka’bah sebagai tempat ibadah utama umat Islam. Proses pemeliharaan ini juga menjadi momen penting bagi para jemaah yang ingin melihat struktur batu Ka’bah secara langsung, karena biasanya hanya dilihat melalui kiswah yang selalu ditutup.
Proses pemeliharaan Ka’bah mencakup beberapa tahapan penting. Pertama, pemolesan dan perawatan komponen logam yang terdapat di sekitar bangunan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekokohan dan daya tahan struktur. Kedua, pemeriksaan kain penutup Ka’bah (kiswah) dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa kain tersebut tetap dalam kondisi baik dan tidak mengganggu proses ibadah.
Ketiga, pembersihan dan pemeliharaan saluran air dilakukan untuk memastikan sistem drainase berjalan efisien. Keempat, bagian atap dan interior diperiksa agar tidak ada kerusakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan jemaah. Terakhir, pemeriksaan mortar di antara blok batu granit pembentuk Ka’bah dilakukan untuk memastikan struktur tetap kokoh dan aman.
Pemeliharaan berkala ini sangat penting untuk menjaga keutuhan dan keindahan Ka’bah. Sebagai tempat suci bagi umat Islam, Ka’bah harus selalu dalam kondisi terbaik agar dapat digunakan sebagai pusat ibadah yang sempurna. Proses pemeliharaan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain itu, pemeliharaan ini juga memberikan kesempatan bagi para jemaah untuk melihat struktur asli Ka’bah yang biasanya tertutup oleh kiswah. Pemandangan ini tentu menjadi momen istimewa yang tidak mudah ditemui oleh banyak orang.
Pemeliharaan berkala Ka’bah di Masjidil Haram merupakan upaya penting dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kekuatan struktur bangunan suci tersebut. Proses ini mencakup berbagai tahapan yang dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemolesan logam hingga pemeriksaan mortar. Meskipun proses pemeliharaan berlangsung, ibadah seperti tawaf dan salat tetap berjalan normal, sehingga jemaah dapat melaksanakan ritual ibadah mereka tanpa gangguan.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…