Tiga Berita Terpopuler Malut: Sekda Morotai Dilaporkan Istri ke BKD – 500 Paket Bantuan Gibran

Tiga Berita Populer Maluku Utara yang Paling Banyak Dibaca Hari Ini

Berikut adalah tiga berita populer di wilayah Maluku Utara yang paling banyak dibaca oleh masyarakat hari ini, Sabtu (11/4/2026). Berita-berita ini mencakup isu terkait pejabat daerah dan kebijakan pemerintah setempat.

Sekda Morotai Diadukan ke BKD karena Diduga Tak Nafkahi Istri Selama 9 Bulan



Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dilaporkan istrinya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Maluku Utara. Laporan tersebut dilakukan oleh istri yang berinisial NM alias Lela atas dugaan pelanggaran disiplin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bacaan Lainnya

Poin utama dari laporan ini adalah dugaan bahwa Muhammad Umar Ali tidak memberi nafkah selama 9 bulan. Selain itu, ada indikasi bahwa izin Bupati untuk perceraian tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kewajiban seorang ASN dalam menjalani hubungan pernikahan.

Pemkot Ternate Terima Bantuan Wapres Gibran, 500 Paket Segera Disalurkan ke Pulau Batang Dua



Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, menerima bantuan kemanusiaan dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak gempa berkekuatan 7,6 skala Richter di Kecamatan Batang Dua.

Bantuan ini disalurkan melalui Posko Tanggap Darurat Pemkot Ternate pada Jumat (10/4/2026). Wali Kota Ternate menyampaikan bahwa bantuan berupa 500 paket sembako akan segera dikirim ke lokasi Pulau Batang Dua. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana alam.

Pelantikan Sekda Definitif Halmahera Selatan Besok, Siapa yang Dipilih Bassam Kasuba?



Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba, dijadwalkan melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Sabtu (11/4/2026) besok di Aula Kantor Bupati.

Pelantikan ini dilakukan setelah Badan Kepegawaian Negera (BKN) menyetujui hasil seleksi jabatan Sekda melalui sistem manajemen talenta. Informasi ini diungkapkan oleh Ketua Manajemen Talenta Suksesor Sekda Halmahera Selatan, Bustamin Soleman, saat ditemui di Aula Kantor Bupati, Jumat (10/4/2026).

Ia menyatakan bahwa informasi pelantikan tersebut benar adanya. Proses seleksi telah selesai dan kini tinggal menunggu pengambilan sumpah serta pelantikan resmi. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan kepemimpinan yang stabil di lingkup pemerintahan kabupaten.

Kesimpulan

Tiga berita ini menunjukkan dinamika politik dan administratif di wilayah Maluku Utara. Mulai dari kasus dugaan pelanggaran disiplin oleh seorang pejabat hingga bantuan kemanusiaan dari pemerintah pusat, semuanya mencerminkan perhatian masyarakat terhadap perkembangan daerah. Selain itu, pelantikan Sekda definitif juga menjadi momen penting dalam menjaga kelancaran pemerintahan di Halmahera Selatan.

Pos terkait