Categories: Politik

Pegawai KPK Palsu Peras Sahroni Rp 300 Juta

Penangkapan Empat Orang yang Diduga Pemeras Anggota DPR RI

Empat orang yang diduga melakukan pemerasan terhadap seorang anggota DPR RI ditangkap oleh pihak berwajib. Dalam aksinya, keempat pelaku mengaku sebagai utusan dari lembaga publik tertentu dan menawarkan bantuan dalam pengurusan kasus hukum.

Penangkapan dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama KPK setelah menerima laporan dari korban. Keempat pelaku diringkus di wilayah Jakarta Barat pada malam hari, tepatnya pada Kamis (9/4).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa laporan tersebut diterima dari salah satu anggota DPR RI berinisial AS. Laporan tersebut menyebutkan adanya ancaman dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan lembaga publik terkait.

“Benar, Polda Metro Jaya baru menerima laporan tersebut kemarin malam, 9 April 2026 sekira pukul 22.00 WIB,” ujarnya.

Budi menjelaskan bahwa para pelaku meminta uang ratusan juta rupiah kepada korban dengan janji bisa membantu mengurus perkara hukum. Uang yang diminta sebesar Rp 300 juta, sehingga korban melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Uang dalam Bentuk Valuta Asing Disita

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan bukti uang dalam bentuk valuta asing. Uang tersebut berjumlah USD 17.400.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, modus yang digunakan para pelaku adalah dengan mencatut nama pimpinan KPK untuk menakuti dan memeras korban. Hal ini menjadi alasan kuat bagi pihak berwajib untuk melakukan penangkapan.

Korban Pemerasan adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Sosok yang diperas oleh empat orang yang mengaku sebagai pegawai KPK adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Budi Hermanto membenarkan bahwa Sahroni adalah korban dari tindakan pemerasan tersebut.

Sahroni memberikan penjelasan tentang kejadian yang dialaminya. Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/4) saat dirinya sedang memimpin rapat di Komisi III DPR. Ia didatangi seorang wanita yang mengaku sebagai utusan KPK. Wanita tersebut menunggu di ruang tunggu Komisi III.

“Saya mendapat informasi dari Pamdal bahwa ada tamu yang mengaku dari KPK. Saya keluar untuk bertemu dia,” kata Sahroni.

Setelah bertemu, wanita tersebut mengaku sebagai utusan dari Kabiro Penindakan dan meminta uang sebesar Rp 300 juta untuk mendukung kegiatan pimpinan KPK. Sahroni memberikan nomornya kepada pelaku, namun wanita tersebut terus menanyakan kapan uang akan diserahkan.

“Saya konfirmasi ke pimpinan KPK apakah benar ada mengirim utusan untuk meminta uang. Hasilnya, tidak ada,” kata Sahroni.

Ia kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya, dan akhirnya KPK berkoordinasi dengan Polda Metro untuk menangkap pelaku. Uang sebesar Rp 300 juta dalam bentuk dolar Amerika diserahkan pada 9 April, atau bersamaan dengan penangkapan pelaku.

“Setelah saya laporan ke Polda Metro, mereka kerja sama dengan tim KPK untuk mengatur penyerahan uang 9 April tengah malam,” tambah Sahroni.

Masalah uang dolar AS sempat menjadi perhatian masyarakat. Namun, Sahroni tidak ingin ambil pusing terkait hal ini.

“Ya itu kan biasa saja, kan saya juga punya uang dolar, jadi enggak ada masalah dan tidak perlu dibesar-besarkan,” ucap Sahroni.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

4 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

4 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

5 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

6 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

7 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

8 jam ago