Bogasari Bantu Siswa SMK Produksi 3.000 Toples Kue Kering

Program TEFA Culinary di SMKN 3 Sukabumi Dukung Pengembangan Keterampilan Siswa

Bogasari, melalui Divisi Indofood Sukses Makmur Tbk, terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan keterampilan pelajar SMK. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan SMK Negeri 3 Sukabumi yang fokus pada pariwisata dan industri kreatif. Melalui program Teaching Factory (TEFA) Culinary, sekolah ini telah menjadi contoh inovasi pembelajaran di bidang cookies.

Program TEFA Culinary Lebaran 1447 H di SMKN 3 Sukabumi berhasil menghasilkan 3.124 toples aneka kue kering. Produksi ini melibatkan sejumlah guru, asisten, dan siswa, termasuk 8 siswa dari SLB Handayani. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan kesempatan bagi siswa SLB Tuna Rungu untuk memperoleh kemampuan dalam berwirausaha mandiri di rumah.

Bacaan Lainnya

Produksi Kue Kering Lebaran 2026

Produksi TEFA Culinary Lebaran 2026 melibatkan 10 guru, 3 asisten, dan 140 siswa. Selain itu, 8 siswa dari SLB Handayani juga turut serta dalam kegiatan ini. Menurut Anwar Agus, Vice President Human Resources Bogasari, keikutsertaan siswa SLB bertujuan agar mereka memiliki keterampilan yang diperlukan untuk berwirausaha di masa depan.

“Sejak pendampingan industri dari Bogasari secara resmi dimulai tahun 2022 lalu, ini merupakan produksi ke-5,” ujarnya dalam rilis yang dikirimkan.

Inovasi Pembelajaran di Bidang Cookies

SMKN 3 Sukabumi dipilih sebagai contoh inovasi pembelajaran di bidang cookies oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut memiliki kompetensi yang tinggi dalam pengembangan kurikulum kuliner.

Wakil Kepala Humas SMKN 3 Sukabumi, Ira Yulia, menjelaskan bahwa produksi TEFA Culinary kali ini merupakan yang ke-6 sejak tahun 2021. Namun, berkat pendampingan khusus dari Bogasari, kualitas dan kuantitas produksi kue kering para guru dan siswa berkembang pesat.

“Kami tidak hanya didukung secara keilmuan dari sisi teori, tapi juga keahlian dari sisi praktik,” jelas Ira.

Bahan Baku Terigu Fortifikasi dari Bogasari

Untuk kebutuhan produksi kue Lebaran ini, Bogasari menyediakan bahan baku terigu berupa 10 sak Kunci Biru dan 5 sak Segitiga Biru yang sudah terfortifikasi. Bahan baku ini tidak hanya berkualitas, tetapi juga kaya akan vitamin dan nutrisi.

Latih Keahlian Peserta Didik

Tujuan dari program TEFA Culinary adalah untuk melatih keahlian para peserta didik agar memiliki kompetensi teknis (hardskills) yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya TEFA ini, peserta didik akan belajar tentang standar prosedur operasional (SOP) dari perusahaan serta penggunaan alat yang sama dengan yang ada di industri.

Selain hardskill, melalui TEFA ini para peserta didik juga belajar karakter budaya kerja industri mulai dari kedisiplinan, kemampuan bekerja dalam tim, kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi antar anggota tim pada divisi yang telah dibagi.

“Peserta didik juga dilatih memiliki kesiapan mental manakala setelah lulus benar-benar siap untuk bekerja di dunia industri,” pungkasnya.


Pos terkait