PALUTA, .CO – Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, kawasan Rumah Sakit Umum (RSU) Gunungtua di jalur lintas Gunungtua-Sibuhuan justru menyajikan pemandangan yang sangat ironis. Akses utama menuju rumah sakit tersebut terlihat gelap dan tidak memiliki peringatan lalu lintas yang berfungsi dengan baik.
Menurut informasi dari warga setempat, kerusakan pada rambu lalu lintas atau lampu peringatan di lokasi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, hal ini disebut-sebut telah menjadi masalah yang sering kali diabaikan oleh pihak terkait.
Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang memberikan perlindungan bagi nyawa manusia, tetapi akses masuknya justru terlihat seperti “jalur maut.” Siregar, salah satu warga yang sering melintas di jalur tersebut, mengungkapkan bahwa kondisi ini telah berlangsung lama.
“Sudah bertahun-tahun dibiarkan padam. Padahal ini jalan lintas, banyak mobil yang lewat kencang. Kita yang ingin masuk ke rumah sakit atau warga yang lewat harus ekstra hati-hati, kalau tidak bisa adu kambing,” ujarnya dengan nada prihatin.
Keberadaan rambu lalu lintas di area rumah sakit bukan sekadar hiasan jalan. Menurut regulasi keselamatan jalan raya, area fasilitas kesehatan wajib memiliki penanda yang jelas guna beberapa tujuan penting, antara lain:
- Memberikan prioritas bagi ambulans yang membawa pasien darurat.
- Memberi peringatan kepada pengendara untuk menurunkan kecepatan.
- Melindungi pejalan kaki dan keluarga pasien yang menyeberang.
Namun, sayangnya, di tengah statusnya sebagai fasilitas publik utama, aspek keselamatan di depan RSUD Gunungtua seolah terlupakan dari radar pemeliharaan dinas terkait.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih mempertanyakan komitmen pemerintah daerah maupun dinas perhubungan dalam membenahi fasilitas ini. Apakah harus menunggu jatuhnya korban jiwa di depan gerbang rumah sakit sebelum lampu peringatan itu kembali menyala?
Masyarakat berharap perbaikan segera dilakukan. Bukan hanya demi estetika kota, tapi juga demi selembar nyawa yang mungkin terancam setiap kali melintasi jalur tersebut.
Selain itu, warga juga mengingatkan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya rambu lalu lintas yang rusak, risiko kecelakaan semakin tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan nyata dari pihak berwenang agar situasi ini tidak terus berlanjut.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Pemeliharaan rutin terhadap fasilitas lalu lintas di sekitar rumah sakit.
- Penegakan aturan keselamatan lalu lintas secara ketat.
- Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.







