Categories: Lokal

Cara kerja pelaku oplos gas di Karanganyar: isi ulang elpiji subsidi dengan regulator modifikasi

Penangkapan Tiga Pria Terkait Penyulapan Gas Elpiji Subsidi

Polisi Karanganyar menangkap tiga pria yang diduga melakukan penyulapan gas elpiji subsidi 3 kg ke tabung non subsidi. Aksi ini dilakukan dengan modus operandi yang cukup sederhana namun memberikan keuntungan besar bagi pelaku.

Modus Operandi yang Digunakan

Menurut Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, para pelaku menggunakan alat sederhana untuk melakukan aksinya. Mereka memindahkan isi tabung gas elpiji subsidi ke tabung non subsidi dengan menggunakan selang regulator yang dimodifikasi.

“Pelaku memindahkan isi atau volume gas elpiji subsidi ke tabung non subsidi dengan cara suntik gas menggunakan alat ini (sambil menunjukan selang regulator yang dimodifikasi yang dipegangnya),” kata Arman, Senin (6/4/2026).

Lokasi dan Barang Bukti yang Diamankan

Aksi penyulapan ini dilakukan di sebuah bangunan di Dukuh Pandakan, Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, yang sebelumnya diketahui digunakan sebagai gudang penggilingan padi.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan ratusan tabung gas elpiji berbagai ukuran, 45 buah selang regulator yang sudah dimodifikasi, plastik segel satu karung, serta satu buah timbangan.

Identitas Pelaku dan Keuntungan Bisnis Gelap

Ketiga pelaku yang diamankan berinisial S dari Kabupaten Karanganyar, HS dari Kota Solo, dan WSP dari Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

Dari aksinya, para pelaku diperkirakan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 24 juta per hari. Bila beroperasi selama satu bulan, total pendapatan bisa mencapai Rp 750 juta.

“Setelah sudah dioplos, kemudian gas elpiji non subsidi itu dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah daripada harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan,” jelas Arman.

“Berdasarkan nota yang kami dapatkan, mereka mendapatkan keuntungan mencapai Rp 24 juta per hari, dan selama beroperasi mereka bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 750 juta dalam setiap bulan,” tambahnya.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago