Pidato LKPj 2025: Edi Kamtono Paparkan Kinerja Wali Kota Pontianak

Kalbar Bergerak: Ragam Aktivitas Penting di Pontianak pada 02 April 2026

Pontianak, 02 April 2026 – Hari ini, Kamis, 02 April 2026, menjadi hari yang padat dengan berbagai kegiatan strategis dan partisipasi publik di Kota Pontianak. Berbagai agenda penting dijadwalkan, mulai dari forum internal kepolisian hingga laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah, serta kegiatan yang melibatkan elemen masyarakat sipil dan mahasiswa.

Pagi yang Sibuk: Sinergi Institusi dan Transparansi Pemerintah

Bacaan Lainnya

Sejak pagi hari, tepatnya pukul 10.00 WIB, beberapa kegiatan krusial telah berlangsung secara bersamaan. Salah satu yang terpenting adalah pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang melibatkan empat divisi penting di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Rakernis ini diselenggarakan di Kapuas Ballroom Presisi Polresta Pontianak, yang beralamat di Jl. Johan Idrus No. 1, Kecamatan Pontianak Selatan. Keempat divisi yang berpartisipasi adalah Divisi Humas Polri, Divisi Hukum Polri, Divisi Hubungan Internasional Polri, dan Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri. Forum ini menjadi wadah penting untuk evaluasi, perencanaan, dan peningkatan kinerja di masing-masing bidang, serta memperkuat sinergi antar-divisi dalam menghadapi tantangan modern.

Masih di jam yang sama, pukul 10.00 WIB, perhatian publik dan pemerintah daerah tertuju pada agenda penting lainnya. Di Kantor Walikota Pontianak, tepatnya di Ruang Rapat Paripurna yang berlokasi di Jl. Rahadi Oesman No. 3, berlangsung penyampaian Pidato Walikota Pontianak terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pontianak untuk tahun anggaran 2025. LKPj ini merupakan dokumen krusial yang memuat evaluasi kinerja pemerintah daerah selama satu tahun, termasuk capaian program, realisasi anggaran, dan tantangan yang dihadapi.

Selain itu, pada waktu yang sama, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Barat juga melaksanakan kegiatan penting. Bertempat di Aula BPKP Prov. Kalbar, Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Tenggara, diserahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Penyerahan LHP ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Siang dan Sore: Kolaborasi dan Evaluasi Kinerja Polri

Memasuki jam makan siang, tepatnya pukul 12.00 WIB, suasana yang lebih santai namun tetap produktif terlihat di Sushi Pei Restaurant, Jl. S. Parman, Kecamatan Pontianak Selatan. Di sana, Polresta Pontianak menggelar kegiatan Halal Bi Halal bersama FIFGROUP Kalbar. Acara ini menunjukkan adanya kolaborasi positif antara institusi penegak hukum dengan sektor swasta, yang dapat membuka peluang kerja sama di masa mendatang serta mempererat tali silaturahmi.

Memasuki sore hari, fokus kembali pada agenda internal Polri. Pukul 13.00 WIB, Aula Utama Polresta Pontianak, yang beralamat di Jl. Johan Idrus No. 1, Kecamatan Pontianak Selatan, menjadi lokasi digelarnya Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Mingguan. Agenda ini secara spesifik membahas Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat pada Triwulan I tahun 2026. Rapat ini penting untuk memantau progres program-program prioritas Polri yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat.

Malam Hari: Aspirasi Mahasiswa Menggema

Menjelang malam, pada pukul 19.00 WIB, perhatian beralih ke kegiatan yang melibatkan suara generasi muda. Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FKBK) akan melaksanakan kegiatan konsolidasi. Tema yang diangkat adalah “Kembalikan TNI ke Barak”. Kegiatan ini mencerminkan adanya partisipasi aktif mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi dan isu-isu publik yang mereka anggap penting.

Secara keseluruhan, tanggal 02 April 2026 di Pontianak dipenuhi dengan agenda yang mencerminkan berbagai aspek pemerintahan, penegakan hukum, serta partisipasi masyarakat dan mahasiswa. Sinergi antar-lembaga, transparansi kinerja, serta ruang bagi aspirasi publik menjadi elemen kunci yang mewarnai hari ini di ibu kota Kalimantan Barat.

Pos terkait