Pertemuan 9 Ketua Ormas dengan Jokowi di Solo
Pertemuan antara sembilan ketua organisasi masyarakat (ormas) lintas sektoral dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, di Sumber, Solo, pada Sabtu (4/4/2026), menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pemerintahan. Misi utama dari pertemuan ini adalah memastikan transisi pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berjalan lancar dan solid.
Pertemuan yang berlangsung selama 45 menit tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat persatuan nasional. Dalam pernyataannya, HM Darmizal, Ketua Umum Relawan Jokowi untuk Prabowo-Gibran (ReJO), menegaskan bahwa sembilan ormas tersebut sepakat menjadi pengawal setia kebijakan pemerintah agar tetap fokus pada kemakmuran rakyat.
“Kami, sembilan Ketua umum Ormas, sepakat mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran agar tetap guyub, solid, dan fokus bekerja untuk rakyat sampai Indonesia benar-benar menjadi bangsa yang makmur,” ujar Darmizal.
Representasi Berbagai Sektor Masyarakat
Delegasi yang hadir dalam pertemuan ini mencakup berbagai latar belakang profesional dan sosial, menunjukkan luasnya spektrum dukungan bagi pemerintahan mendatang. Berikut adalah para pemimpin ormas yang hadir di Solo:
- HM Darmizal (Ketua Umum ReJO)
- Teguh Sumarno (Persatuan Guru Republik Indonesia/PGRI)
- Muhammad Rahmad (Ketua Umum Usaha Perjalanan Wisata Indonesia)
- Alfons Matly (Federasi Pekerja Pelayan Publik Indonesia/FPPPI)
- Asep Syaripuddin (Ketua Umum HIPPKI)
- Asep Hamdani (Ketua Umum AP-LOG)
- Arya Wardhana (Ketua Umum Parade Nusantara)
- Andi Kurniawan (Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara)
- Lis Letty Jumiaty (Ketua Umum Petani Aren ReJO Nusantara)
Keteladanan Negarawan di Balik Pertemuan
Darmizal sangat mengapresiasi keramahtamahan Jokowi yang menerima rombongan dengan suasana kekeluargaan yang kental. Baginya, pertemuan ini mempertegas peran Jokowi sebagai guru bangsa yang terus mendorong stabilitas nasional meski sudah purna tugas.
“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Sambutan beliau penuh kekeluargaan, menegaskan keteladanan seorang negarawan dan guru bangsa,” ujarnya.
Pertemuan ini sekaligus mengirimkan pesan politik kebangsaan yang kuat. Darmizal menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa sinergi antar-komponen bangsa adalah kunci utama.
“Sekaligus menjadi pesan politik kebangsaan bahwa stabilitas, persatuan, dan kesinambungan pembangunan harus terus dijaga bersama oleh seluruh komponen bangsa,” pungkas Darmizal.







