Bagi umat Islam, memiliki hajat atau keinginan tertentu yang ingin segera terkabul adalah hal yang lumrah. Dalam ajaran Islam, terdapat sebuah amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk tujuan ini, yaitu Sholat Hajat. Namun, kesempurnaan ibadah ini tidak hanya terletak pada pelaksanaan sholatnya saja, melainkan juga pada penutupnya, yaitu membaca doa setelah Sholat Hajat.
Doa setelah Sholat Hajat memiliki makna mendalam, mencakup pujian dan pengakuan atas keesaan Allah SWT, permohonan ampunan atas segala khilaf, serta permintaan yang tulus untuk pemenuhan segala hajat. Dengan memanjatkan doa ini, seorang hamba menunjukkan kerendahan hati dan kepasrahannya kepada Sang Pencipta.
Sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, ketika seorang Muslim memiliki suatu keperluan penting, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama makhluk-Nya, disunnahkan untuk melakukan wudhu dan kemudian melaksanakan sholat sunnah dua rakaat. Amalan inilah yang kemudian dikenal sebagai Sholat Hajat.
Inti dari Sholat Hajat adalah memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT. Namun, setelah menyelesaikan dua rakaat sholat tersebut, seorang Muslim dianjurkan untuk lebih lanjut memuji Allah SWT dan membaca sholawat kepada Rasulullah SAW. Meskipun Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu, termasuk hajat yang tersembunyi di dalam hati, mengikuti ajaran Rasulullah SAW dalam berdoa adalah bentuk ketaatan dan kesempurnaan ibadah.
Berikut adalah bacaan doa setelah Sholat Hajat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, beserta artinya. Dianjurkan untuk memperbanyak pujian dan sholawat dalam doa ini sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Bacaan Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bacaan Latin:
Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.
Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”
Setiap kalimat dalam doa ini memiliki makna yang kaya dan mendalam.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari Sholat Hajat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Dengan mengamalkan Sholat Hajat secara khusyuk dan menutupnya dengan doa yang diajarkan, seorang Muslim menunjukkan kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon segala kebutuhan serta keinginannya kepada Sang Maha Pengabul Doa.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…