Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang vital bagi perdagangan global, kembali menjadi sorotan setelah Iran merilis daftar negara yang kapalnya diizinkan untuk melintas. Keputusan ini diambil menyusul penutupan akses pelayaran yang sempat diberlakukan oleh Iran, kini memberikan izin terbatas hanya kepada negara-negara yang dianggap sebagai “sahabat”.
Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz pada dasarnya tetap terbuka bagi semua negara, kecuali Amerika Serikat dan sekutunya. Pernyataan ini disampaikan dalam surat resmi kepada 176 anggota Organisasi Maritim Internasional (IMO). Dalam surat tertanggal Selasa (24/3/2026) tersebut, Iran menyatakan bahwa kapal-kapal yang bukan merupakan “musuh” dan tidak terlibat dalam aksi agresi terhadap Iran, termasuk kapal yang dimiliki atau terkait dengan negara lain, dapat terus melintas dengan aman. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipatuhi, yaitu kapal harus mematuhi aturan keselamatan dan keamanan, serta melakukan koordinasi dengan otoritas Iran.
Sejauh ini, berdasarkan komunikasi yang terjalin dengan negara-negara yang dikategorikan sebagai “sahabat”, Iran telah memberikan izin melintas kepada kapal-kapal dari beberapa negara. Di antaranya adalah Malaysia, China, Mesir, Korea Selatan, dan India. Laporan dari Lloyd’s List mengindikasikan bahwa setidaknya dua kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz melakukan pembayaran menggunakan mata uang yuan. Salah satu transaksi bahkan difasilitasi oleh perusahaan jasa maritim asal China yang bertindak sebagai perantara untuk pembayaran kepada otoritas Iran, meskipun detail jumlahnya belum diungkapkan secara pasti.
Negara-Negara yang Mendapat Izin Melintas:
Situasi terkait kapal-kapal Indonesia yang sempat tertahan di Selat Hormuz telah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyatakan bahwa berdasarkan informasi terbaru, otoritas Iran telah memberikan respons yang positif.
“Informasi terakhir menunjukkan adanya tanggapan positif dari otoritas Iran, dan saat ini proses sudah masuk ke tahap teknis dan operasional agar kapal-kapal Indonesia dapat segera melintas dengan aman,” ujar Dave.
Dave menambahkan bahwa Komisi I DPR memandang situasi ini dengan penuh perhatian sekaligus optimisme. Ia meyakini bahwa diplomasi intensif dan komunikasi konstruktif yang dilakukan oleh pemerintah akan memastikan kapal-kapal Indonesia segera dapat melanjutkan pelayarannya.
“Hal ini menyangkut kepentingan nasional yang lebih luas, khususnya dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas pasokan bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mawengkang, mengonfirmasi bahwa Indonesia bersama pemerintah Iran telah memulai pembahasan mengenai aspek teknis dan operasional terkait kapal Pertamina yang masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintas di Selat Hormuz.
Menurut Yvonne, dalam perkembangan komunikasi antara kedua negara, terdapat tanggapan positif dari pihak Iran.
“Yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” kata Yvonne.
Dengan demikian, meskipun Indonesia belum secara resmi masuk dalam daftar awal negara yang kapalnya diizinkan melintas, pemerintah Indonesia terus berupaya melalui jalur diplomasi untuk memastikan kapal-kapal nasional dapat melewati Selat Hormuz dengan aman dan lancar, demi menjaga kepentingan energi nasional. Perkembangan lebih lanjut diharapkan segera memberikan kejelasan mengenai status pelayaran kapal-kapal Indonesia di jalur strategis ini.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…