Categories: Berita

Pertamina: Ambon Ciptakan Generasi Peduli Bumi Lewat Darling Recycle

Kolaborasi Inovatif Pertamina Patra Niaga dan PAUD Sadar Lingkungan: Mengukir Kesadaran Lingkungan Sejak Dini Melalui Seni Kreatif

Ambon – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik sejak usia dini, sebuah kolaborasi unik telah terjalin antara Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura dengan PAUD Sadar Lingkungan. Kegiatan yang diberi nama “Darling Recycle Creative Day” ini diselenggarakan di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon, pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan, serta kepedulian PAUD Sadar Lingkungan terhadap masa depan generasi muda yang melek lingkungan.

Tujuan utama dari “Darling Recycle Creative Day” ini adalah untuk memperkenalkan konsep pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan kepada anak-anak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan aktivitas kreatif menjadi kunci dalam penyelenggaraan acara ini, memastikan bahwa pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam terserap dengan baik oleh para peserta.

Salah satu aktivitas unggulan yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah sesi pembuatan karya seni ecoprint. Ecoprinting adalah teknik mencetak motif dari bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga, pada kain. Namun, dalam “Darling Recycle Creative Day” ini, konsepnya diperluas dengan pemanfaatan limbah organik dan anorganik. Anak-anak diajak untuk mengumpulkan berbagai macam sampah yang dapat didaur ulang, seperti botol plastik bekas, kemasan makanan, daun kering, ranting pohon, dan berbagai bahan organik lainnya.

Proses pembuatan ecoprint ini tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang seni, tetapi juga membuka wawasan mereka tentang potensi daur ulang. Mereka belajar bahwa sampah yang seringkali dianggap tidak berguna ternyata dapat diubah menjadi sesuatu yang indah dan bernilai seni. Melalui proses menempelkan, merebus, dan menekan bahan-bahan alami dan limbah yang telah diolah, terciptalah motif-motif unik dan artistik pada media kain. Setiap karya yang dihasilkan menjadi cerminan kreativitas anak-anak dan pemahaman mereka tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada secara bijak.

Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan terlibat langsung dalam proses kreatif, anak-anak diharapkan dapat merasakan kebanggaan atas karya yang mereka ciptakan, sekaligus memahami bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam di sekitar mereka. Pendekatan ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar penyampaian teori semata, karena pengalaman langsung akan meninggalkan kesan yang lebih mendalam.

Manfaat Ganda: Edukasi Lingkungan dan Pengembangan Kreativitas

“Darling Recycle Creative Day” menawarkan manfaat ganda yang signifikan. Di satu sisi, kegiatan ini secara efektif menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Anak-anak diajarkan untuk memilah sampah, mengenali jenis-jenis limbah yang dapat didaur ulang, dan memahami dampak negatif dari sampah yang tidak dikelola dengan baik. Mereka belajar bahwa setiap tindakan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya atau mendaur ulang barang bekas, dapat memberikan kontribusi besar bagi kelestarian lingkungan.

Di sisi lain, acara ini juga menjadi ajang pengembangan kreativitas dan motorik halus bagi anak-anak usia dini. Melalui aktivitas seni seperti ecoprinting, mereka dilatih untuk berpikir out-of-the-box, bereksperimen dengan berbagai bahan dan teknik, serta mengembangkan imajinasi mereka. Proses merangkai, menempel, dan mewarnai menggunakan bahan-bahan alami dan daur ulang melatih koordinasi tangan dan mata, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah sederhana.

Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan PAUD Sadar Lingkungan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara sektor industri dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Pertamina Patra Niaga, melalui program TJSL-nya, terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di mana pun mereka beroperasi. Sementara itu, PAUD Sadar Lingkungan berperan sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang peduli terhadap lingkungan.

Acara semacam ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan inisiatif serupa. Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan yang menyenangkan dan mendidik, kita sedang membangun fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Penerapan konsep daur ulang dan seni kreatif dalam edukasi lingkungan membuktikan bahwa menjaga bumi bisa dilakukan dengan cara yang cerdas, inovatif, dan penuh keceriaan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga membuka ruang bagi interaksi sosial antar anak-anak, orang tua, dan para fasilitator. Lingkungan yang santai dan penuh keakraban memungkinkan terjalinnya komunikasi yang lebih baik dan rasa kebersamaan. Anak-anak belajar untuk bekerja sama, berbagi ide, dan saling menghargai karya teman-temannya. Hal ini merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter sosial yang positif.

Proses pembuatan ecoprint dengan limbah organik dan anorganik juga memberikan pelajaran tentang kesabaran dan ketekunan. Anak-anak belajar bahwa untuk menghasilkan karya yang indah, dibutuhkan proses yang tidak instan. Mereka harus menunggu hingga pewarna meresap, hingga hasil cetakan terlihat jelas, dan hingga karya mereka benar-benar kering. Pengalaman ini mengajarkan mereka tentang pentingnya menyelesaikan tugas yang telah dimulai dan menghargai setiap tahapan dalam sebuah proses.

Secara keseluruhan, “Darling Recycle Creative Day” di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Ambon, bukan sekadar sebuah acara, melainkan sebuah investasi berharga untuk masa depan. Melalui kolaborasi yang apik ini, Pertamina Patra Niaga dan PAUD Sadar Lingkungan telah berhasil menanamkan benih kesadaran lingkungan dan kreativitas dalam diri generasi penerus, membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang akan sangat berguna di kemudian hari dalam upaya menjaga kelestarian bumi.

Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago