Investasi emas terus menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia, menawarkan stabilitas dan perlindungan nilai aset dari ancaman inflasi. Di tengah fluktuasi ekonomi global, emas tetap menjadi pilihan aman yang mampu menjaga daya beli. Bagi Anda yang ingin memantau pergerakan harga terkini, berikut adalah rincian harga emas dari tiga penyedia terkemuka: PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Galeri24, dan PT UBS pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 09.00 WIB.
PT Antam Tbk, melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, kembali menawarkan berbagai pilihan emas batangan dengan harga yang kompetitif. Emas Antam dikenal dengan kemurniannya yang tinggi dan reputasi yang terpercaya di pasar.
Galeri24, yang merupakan anak perusahaan PT Pegadaian, juga menyediakan pilihan emas batangan dengan berbagai ukuran. Menawarkan kemudahan akses dan transaksi, Galeri24 menjadi salah satu alternatif menarik bagi para investor emas.
PT UBS (United Builders Supplies) juga turut meramaikan pasar emas dengan produk emas batangan yang berkualitas. UBS menawarkan berbagai pilihan gramasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi Anda.
Perlu diingat bahwa harga emas dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global dan domestik.
Emas telah lama dikenal sebagai aset yang menarik minat banyak investor. Kepopulerannya bukan tanpa alasan, melainkan didukung oleh sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan investasi yang cerdas.
Nilainya Cenderung Stabil dan Naik dari Waktu ke Waktu
Meskipun harga emas dapat berfluktuasi dalam jangka pendek, tren jangka panjang menunjukkan adanya kenaikan yang konsisten. Hal ini menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang ideal untuk jangka menengah hingga panjang, memberikan potensi keuntungan yang stabil.
Lindung Nilai dari Inflasi
Inflasi, yaitu kenaikan harga barang dan jasa secara umum, dapat menggerus nilai uang Anda. Di saat seperti itu, nilai emas cenderung tetap tinggi bahkan meningkat, sehingga dapat mempertahankan daya beli aset Anda. Emas bertindak sebagai “penjaga nilai” di tengah ketidakpastian ekonomi.
Mudah Dibeli dan Dijual
Proses kepemilikan emas kini semakin mudah. Anda dapat membeli emas di toko perhiasan terkemuka, butik logam mulia resmi, maupun melalui platform digital yang semakin marak, seperti aplikasi Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, atau Lakuemas. Demikian pula saat Anda membutuhkan dana tunai, emas dapat dijual kembali dengan cepat dan proses yang relatif sederhana.
Tidak Tergantung pada Kondisi Ekonomi
Berbeda dengan aset lain seperti saham atau properti yang rentan terhadap gejolak ekonomi, emas seringkali menunjukkan kinerja yang positif ketika pasar lain sedang lesu. Banyak investor beralih ke emas sebagai aset aman (safe haven) saat terjadi ketidakpastian, sehingga harganya cenderung naik.
Bisa Dimulai dari Nominal Kecil
Investasi emas tidak lagi memerlukan modal besar. Dengan kemajuan teknologi dan platform digital, kini Anda dapat memulai investasi emas bahkan mulai dari pecahan 0,1 gram. Hal ini membuka peluang bagi siapa saja, tanpa harus menunggu memiliki dana yang berlimpah.
Risiko Relatif Rendah
Dibandingkan dengan instrumen investasi lain yang memiliki volatilitas tinggi seperti saham atau aset kripto, fluktuasi harga emas cenderung lebih tenang. Ini menjadikannya pilihan yang sangat cocok bagi investor pemula atau mereka yang mengutamakan keamanan dalam berinvestasi.
Emas batangan telah lama menjadi bentuk investasi emas yang paling diminati di Indonesia. Nilainya yang tinggi dan potensi keuntungannya menjadikan emas batangan sebagai aset yang dicari. Salah satu merek emas batangan yang paling populer di Indonesia adalah emas batangan Antam, yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk.
Perjalanan emas batangan Antam dimulai dari gagasan seorang pedagang emas bernama RT Braakensiek. Pada tahun 1930, ia mulai menjalankan usahanya sebagai pedagang emas tanpa memiliki lokasi tetap, sering berpindah-pindah tempat untuk berjualan. Kegigihannya membuahkan hasil, hingga pada sekitar tahun 1937, ia menemukan lokasi yang strategis untuk usahanya di Gajah Mada No. 84, Jakarta Pusat.
Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, kebutuhan akan legalitas menjadi krusial. Setelah melalui perjalanan panjang, pada tahun 1949, perusahaan milik Braakensiek berhasil disahkan dengan nama Essaieur en Affinage Bedrijf v/h RT Braakensiek. Seiring waktu, nama perusahaan mengalami beberapa perubahan, termasuk menjadi PT Logam Mulia. Perusahaan ini kemudian diambil alih oleh Bank Industri Negara dan terus bertransformasi hingga akhirnya menjadi Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia di bawah naungan PT Aneka Tambang Tbk. Sejarah panjang ini menandai fondasi kuat dari salah satu produsen emas batangan terkemuka di Indonesia.
Di balik kilauannya yang memikat, emas menyimpan fakta-fakta unik mengenai asal-usulnya yang mungkin belum banyak diketahui.
Banyak yang mengenal emas dalam bentuk batangan atau perhiasan yang telah diolah. Namun, bentuk awal emas di alam semesta bukanlah batangan, melainkan butiran halus yang terperangkap dalam batuan, menyerupai pasir. Lebih mengejutkan lagi, emas dipercaya berasal dari luar angkasa.
Para ilmuwan meyakini bahwa emas terbentuk dari ledakan bintang raksasa yang disebut supernova. Ketika bintang-bintang masif ini meledak, mereka melepaskan elemen-elemen berat, termasuk emas, ke seluruh penjuru alam semesta. Teori ini diperkuat oleh penelitian terhadap batu-batuan purba yang menunjukkan bahwa emas tiba di Bumi melalui tumbukan asteroid. Fakta bahwa emas lebih sering ditemukan di planet lain dibandingkan di Bumi juga mendukung hipotesis ini.
Penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa sebagian besar kandungan emas di planet Bumi kemungkinan besar tersimpan di inti bumi. Para ilmuwan berteori bahwa pada masa awal pembentukan planet, besi yang lebih berat tenggelam ke pusat, membentuk inti bumi. Bersama dengan besi, elemen-elemen lain, termasuk emas, turut terseret masuk ke dalam inti. Perkiraan ini menunjukkan bahwa inti bumi menyimpan cadangan emas yang luar biasa jumlahnya.
Selain di inti bumi, ada pula dugaan bahwa sejumlah besar emas tersimpan di benua Antartika, menambah misteri mengenai distribusi dan keberadaan logam mulia ini di planet kita.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…