Categories: Local

Sang Kasat Pol PP Sambas Gugur Saat Selamatkan Putra

Tragedi di Pantai Temajuk: Kepala Satpol PP Sambas Gugur Saat Selamatkan Putra Tercinta

Sebuah insiden tragis mengguncang Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada awal Februari 2026. Ilham Jamaludin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sambas, dilaporkan meninggal dunia pada hari Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Kepergian beliau terjadi saat ia dengan gagah berani berupaya menyelamatkan putranya, Adzin Abrar Alfarizi, yang terseret arus laut di Pantai Temajuk. Sayangnya, upaya heroik tersebut berujung duka mendalam, di mana sang putra baru ditemukan meninggal dunia sehari kemudian di Pantai Bayuan.

Adzin Abrar Alfarizi, yang merupakan mahasiswa program studi Teknik Multimedia Jurusan Manajemen Informatika Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) angkatan 2023, ditemukan pada Selasa, 17 Februari 2026. Penemuan jasad Adzin menambah kesedihan mendalam bagi keluarga dan seluruh masyarakat Sambas.

Sosok Ilham Jamaludin: Pemimpin Tegas, Ayah Penuh Kasih

Ilham Jamaludin dikenal sebagai seorang pemimpin yang mengabdikan dirinya untuk ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Sambas. Sepanjang kariernya sebagai aparatur sipil negara, beliau telah menapaki berbagai jenjang jabatan sebelum akhirnya dipercaya untuk memimpin Satpol PP Sambas.

Beliau dikenal memiliki karakter yang tegas dalam menegakkan peraturan daerah, namun di saat yang sama, ia juga menunjukkan sisi humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat. Kesehariannya diisi dengan memimpin berbagai operasi penertiban, pengamanan kegiatan masyarakat, serta menjaga stabilitas ketertiban umum di wilayahnya.

Namun, di balik sosoknya sebagai pejabat publik yang berdedikasi, Ilham Jamaludin juga merupakan seorang ayah yang sangat peduli terhadap keluarganya. Beliau sangat dekat dengan masyarakat, seringkali turun langsung ke lapangan bersama para anggotanya untuk memastikan tugas berjalan lancar. Disiplin, keberanian, dan dedikasi adalah nilai-nilai yang melekat pada dirinya, menjadikannya figur pemimpin yang disegani dan dihormati.

Tragisnya, pengabdian terakhirnya justru tercatat dalam sebuah tindakan pengorbanan seorang ayah. Pada hari Senin yang nahas itu, Ilham Jamaludin mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan sang putra dari keganasan arus laut. Keberaniannya dalam menghadapi maut demi buah hatinya menjadi pengingat akan cinta seorang ayah yang tak terhingga, sekaligus menutup perjalanan hidupnya dengan sebuah kisah kepahlawanan yang mengharukan.

Kronologi Peristiwa Pilu di Pantai Temajuk

Peristiwa nahas yang merenggut nyawa Kepala Satpol PP Sambas dan putranya terjadi pada sore hari, Senin, 16 Februari 2026. Saat itu, Ilham Jamaludin dan Adzin Abrar Alfarizi sedang berada di area Pantai Villa JS Resort Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menurut keterangan yang dihimpun, Adzin Abrar Alfarizi awalnya tenggelam saat sedang berenang di kawasan pantai tersebut. Melihat putranya dalam bahaya, Ilham Jamaludin tanpa pikir panjang segera berusaha memberikan pertolongan.

Namun, takdir berkata lain. Saat berusaha menyelamatkan Adzin, Ilham Jamaludin justru ikut terseret oleh arus laut yang kuat dan akhirnya turut tenggelam. Upaya penyelamatan yang dilakukan oleh sang ayah berubah menjadi sebuah tragedi ganda.

Setelah berhasil dievakuasi dari laut, kondisi Ilham Jamaludin dilaporkan sudah tidak sadarkan diri. Beliau diduga telah meninggal dunia sebelum sempat tiba di Puskesmas Temajuk untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak keluarga yang berusaha memberikan pertolongan pertama segera membawa korban ke puskesmas, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Laporan dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB dan jenazahnya dibawa ke Puskesmas Temajuk sekitar pukul 17.00 WIB.

Sehari berselang, pada Selasa, 17 Februari 2026, pencarian terhadap jasad Adzin Abrar Alfarizi membuahkan hasil. Kepala Desa Temajuk, Agil, mengkonfirmasi penemuan jasad Adzin dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 14.30 WIB. Lokasi penemuan jasad Adzin berada di Pantai Bayuan, tak jauh dari Villa Crab Dusun Camar Bulan.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian berhasil menemukan jasad Adzin sekitar 1,5 kilometer dari titik awal kejadian. Koordinat penemuan tercatat di 1°59’25.75″N – 109°35’11.82″E. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Adzin rencananya langsung dibawa menuju rumah duka di Sambas menggunakan ambulans.

Operasi pencarian terhadap Adzin Abrar Alfarizi sendiri telah dimulai sejak pagi hari, pukul 06.00 WIB, dengan melakukan penyisiran sejauh 5 mil laut dari lokasi kejadian. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.30 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, kerabat, serta seluruh masyarakat Kabupaten Sambas. Gugurnya seorang pemimpin daerah dalam upaya heroik menyelamatkan buah hatinya menjadi pengingat akan kekuatan cinta dan pengorbanan seorang ayah, sekaligus menjadi kisah yang akan selalu dikenang dalam sejarah daerah tersebut.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

1 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

1 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

2 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

5 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

6 jam ago