Panen Raya 7 Ton Tomat Kutai Timur: Berkah Kelompok Tani Daun Mas Bersama Indexim

Panen Perdana Tomat Semi Organik, Bukti Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Desa

SANGATTA – Semangat kebersamaan dan optimisme membuncah di Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, pada Jumat, 13 Februari 2026. Kelompok Tani Daun Mas merayakan momen bersejarah dengan panen perdana tomat yang dikembangkan melalui metode semi organik. Keberhasilan ini merupakan buah dari pendampingan intensif yang diberikan oleh PT Indexim Coalindo, sebuah tonggak penting dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang digagas perusahaan.

Kegiatan panen ini tidak hanya dihadiri oleh anggota kelompok tani, tetapi juga oleh perwakilan pemerintah desa setempat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cipta Graha, Pemerintah Desa Bumi Jaya, Babinsa Desa, serta Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kaubun. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan dukungan dan apresiasi terhadap upaya Kelompok Tani Daun Mas dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Panen perdana ini menjadi ajang syukur sekaligus evaluasi bagi para petani. Mereka berkesempatan untuk melihat langsung hasil dari penerapan teknik budidaya tomat yang telah diajarkan dan didampingi secara intensif. Lebih dari sekadar memetik hasil panen, momen ini adalah refleksi dari kerja keras berbulan-bulan, mulai dari proses pembibitan yang cermat, penanaman yang teliti, penyulaman untuk memastikan pertumbuhan optimal, pemupukan yang tepat, hingga pengendalian hama yang dilakukan dengan penuh ketekunan.

Lahan demplot seluas 0,25 hektare yang dikelola Kelompok Tani Daun Mas ini membuahkan hasil yang menjanjikan, dengan potensi panen mencapai 5-7 ton. Penggunaan metode semi organik dalam budidaya tomat menunjukkan komitmen kelompok terhadap praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan menghasilkan produk berkualitas. Hasil panen ini rencananya akan dipasarkan di pasar lokal, membuka peluang pendapatan langsung bagi para petani.

Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah para anggota kelompok yang berbaur dengan tim PT Indexim Coalindo dan para tamu undangan. Mereka turun langsung ke lahan demplot, merasakan kebahagiaan dan kebanggaan atas buah karya mereka. Potret kebahagiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan pendampingan yang konsisten dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

Lebih dari Sekadar Panen: Penguatan Kapasitas dan Diversifikasi Budidaya

Pendampingan yang diberikan oleh PT Indexim Coalindo tidak hanya terbatas pada aspek teknis budidaya tanaman. Perusahaan juga memberikan perhatian serius pada penguatan kelembagaan kelompok tani. Pelatihan dan pendampingan intensif mencakup berbagai aspek, termasuk manajemen organisasi dan administrasi kelompok. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan program dan kemandirian kelompok dalam mengelola usaha taninya di masa depan.

Ketua Kelompok Tani Daun Mas, Basri, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kami sangat bersyukur sudah bisa sampai ke tahap ini,” ujarnya. “Banyak hal baru selain aspek budidaya yang kami peroleh melalui pendampingan kelompok yang dilakukan oleh PT Indexim Coalindo. Di antaranya ialah pengelolaan organisasi dan administrasi kelompok. Ini sangat membantu kami untuk lebih profesional dalam menjalankan kelompok tani.”

Lebih lanjut, PT Indexim Coalindo berkomitmen untuk terus mendampingi Kelompok Tani Daun Mas dalam mengembangkan skala usahanya. Rencana ke depan mencakup perluasan lahan dan diversifikasi jenis tanaman yang dibudidayakan. Kelompok ini akan didampingi untuk mulai mengembangkan budidaya tanaman lain yang memiliki potensi pasar menjanjikan, seperti cabai, jagung, dan semangka. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa dan membuka berbagai sumber pendapatan baru bagi anggota kelompok.

Manajer CSR PT Indexim Coalindo, Ditto Santoso, menegaskan visi di balik program ini. “Pendampingan budidaya tomat ini merupakan bagian dari inisiatif Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Indexim Coalindo,” jelasnya. “Selain mendorong ketahanan pangan, program ini juga bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Kami percaya bahwa dengan dukungan yang tepat dan kerja sama yang solid, masyarakat dapat mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.”

Keberhasilan panen perdana tomat ini menjadi bukti nyata sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju. Program PPM yang dijalankan oleh PT Indexim Coalindo melalui Kelompok Tani Daun Mas ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain, mendorong lebih banyak komunitas untuk mencapai ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.

Pos terkait