Kondisi Ginjal Vokalis Terungkap: Berat Badan Turun Drastis!

Kabar duka menyelimuti industri musik Indonesia. Lucky Widja, vokalis grup band Element, berpulang pada hari Minggu, 25 Januari 2026. Kepergian musisi yang dikenal dengan nama lengkap Lucky Widjatmoko ini terjadi di usia 51 tahun dan diduga kuat akibat penyakit yang telah lama dideritanya.

Berita duka ini pertama kali disampaikan oleh Ferdy Tahier, rekan sekaligus sahabat Lucky, melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut sontak membuat kaget para penggemar dan rekan-rekan musisi yang mengenal Lucky sebagai sosok yang pekerja keras dan sangat berdedikasi pada dunia musik.

Bacaan Lainnya

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Lucky sempat berbagi cerita mengenai kondisi kesehatannya yang menyebabkan perubahan fisik yang cukup drastis, terutama penurunan berat badan yang signifikan.

Pada sebuah kesempatan, Lucky mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis menderita tuberkulosis (TB) ginjal pada tahun 2022. Penyakit ini tergolong langka dan jarang terjadi. “Gue kena sakit agak aneh, sangat jarang sebenarnya, gue kena TB ginjal,” ungkap Lucky dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Ferdy Element pada Februari 2023.

Ia menjelaskan bahwa penyakit tersebut menyerang hampir seluruh saluran kemihnya. “Tuberkulosis ginjal. Di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing ke bawah kena semua,” tambahnya.

Awalnya, Lucky merasa kebingungan dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Salah satu kejadian yang membuatnya khawatir adalah ketika ia tiba-tiba pingsan setelah berbuka puasa. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh beberapa dokter dan di berbagai rumah sakit, akhirnya diketahui bahwa penyebabnya adalah TB ginjal.

“TB itu macam-macam, ada TBC darah, masuk ke otak, getah bening, organ. Masuknya tetap sama lewat hidung,” jelasnya. “Yang gila, kalau TBC paru-paru nular, kalau gue, ngancurin badan,” sambung Lucky.

Penyakit TB ginjal yang diderita Lucky memberikan dampak yang cukup besar pada kondisi fisiknya. Berat badannya turun drastis. Semula berat badannya berkisar antara 82 hingga 84 kilogram, namun kemudian menyusut hingga mencapai sekitar 64 kilogram. Kondisi ginjalnya pun dikabarkan sudah tergolong parah. “(Dokter bilang) parah. Ginjalnya satu udah kecil, satu bengkak,” ungkapnya.

Meskipun tengah berjuang melawan penyakit yang serius, Lucky tetap berusaha untuk menjalankan aktivitasnya sebagai seorang musisi. Ia masih sering tampil di atas panggung bersama grup band Element di sela-sela proses pengobatannya. Hal ini menunjukkan semangat dan kecintaannya yang besar terhadap musik.

Lucky juga mengakui bahwa dirinya sempat merahasiakan kondisi kesehatannya dari publik. Ia tidak ingin membuat orang lain khawatir atau merasa kasihan padanya. “Yang penting udah melewati tahun 2022 kemarin,” ucap Lucky kala itu. “Karena gue paling enggak pernah memamerkan gue sakit. Gue sih sakit-sakit aja, enggak perlu orang tahu,” tambahnya.

Hingga akhir hayatnya, Lucky diketahui masih rutin mengonsumsi obat-obatan sebagai bagian dari pengobatan TB ginjal yang dideritanya. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar yang selama ini telah mengenal dan mencintai karya-karyanya bersama band Element.

Berikut adalah beberapa poin penting mengenai penyakit TB Ginjal yang diderita oleh Lucky Widja:

  • Penyebab: TB ginjal disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, bakteri yang sama yang menyebabkan tuberkulosis paru-paru. Bakteri ini menyebar ke ginjal melalui aliran darah dari paru-paru atau organ lain yang terinfeksi.
  • Gejala: Gejala TB ginjal bisa bervariasi, tetapi beberapa gejala umum meliputi:
    • Nyeri pinggang
    • Demam
    • Penurunan berat badan
    • Kelelahan
    • Urin berdarah
    • Sering buang air kecil
    • Nyeri saat buang air kecil
  • Diagnosis: Diagnosis TB ginjal biasanya melibatkan beberapa tes, termasuk:
    • Tes urin untuk mencari bakteri TB
    • Tes darah
    • Rontgen dada
    • CT scan atau MRI ginjal
    • Biopsi ginjal
  • Pengobatan: Pengobatan TB ginjal biasanya melibatkan penggunaan antibiotik selama 6-9 bulan. Penting untuk mengikuti rencana pengobatan yang diresepkan oleh dokter untuk memastikan infeksi teratasi sepenuhnya.
  • Komplikasi: Jika tidak diobati, TB ginjal dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
    • Kerusakan ginjal permanen
    • Gagal ginjal
    • Penyebaran infeksi ke organ lain

Penting untuk diingat bahwa TB ginjal adalah penyakit yang serius, tetapi dapat diobati jika didiagnosis dan diobati secara dini. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Kepergian Lucky Widja menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kesehatan dan tidak menunda-nunda pemeriksaan jika merasakan adanya gangguan pada tubuh. Semoga almarhum Lucky Widja mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Pos terkait