Bagi umat Muslim di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kehadiran jadwal imsak dan buka puasa Ramadhan 1447 Hijriah menjadi komponen krusial dalam menjalankan ibadah selama sebulan penuh. Informasi ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai pedoman agar setiap Muslim dapat mengatur aktivitas harian mereka, mulai dari sahur hingga berbuka, dengan lebih tertata dan khusyuk. Dengan perencanaan yang matang berdasarkan jadwal ini, diharapkan setiap detik di bulan suci Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.
Untuk memudahkan masyarakat, jadwal ini tersedia dalam format yang mudah diakses. Bagi yang ingin melakukan analisis lebih lanjut atau mengelola data secara digital, jadwal ini juga dapat diunduh dalam format Excel.
Berikut adalah rincian jadwal imsak, waktu shalat fardhu, serta waktu terbit dan dhuha untuk wilayah Kabupaten Berau selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah:
1 Ramadan 1447 H:
2 Ramadan 1447 H:
3 Ramadan 1447 H:
4 Ramadan 1447 H:
5 Ramadan 1447 H:
6 Ramadan 1447 H:
7 Ramadan 1447 H:
8 Ramadan 1447 H:
9 Ramadan 1447 H:
10 Ramadan 1447 H:
11 Ramadan 1447 H:
12 Ramadan 1447 H:
13 Ramadan 1447 H:
14 Ramadan 1447 H:
15 Ramadan 1447 H:
16 Ramadan 1447 H:
17 Ramadan 1447 H:
18 Ramadan 1447 H:
19 Ramadan 1447 H:
20 Ramadan 1447 H:
21 Ramadan 1447 H:
22 Ramadan 1447 H:
23 Ramadan 1447 H:
24 Ramadan 1447 H:
25 Ramadan 1447 H:
26 Ramadan 1447 H:
27 Ramadan 1447 H:
28 Ramadan 1447 H:
29 Ramadan 1447 H:
30 Ramadan 1447 H:
Selain jadwal waktu, pemahaman mengenai doa-doa yang relevan selama Ramadhan juga sangat penting untuk memperkaya spiritualitas.
Momen sahur adalah waktu yang penuh berkah untuk memulai ibadah puasa. Membaca niat puasa saat sahur merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan. Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang dapat diamalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’aala.
Ketika tiba waktu berbuka puasa, disunnahkan untuk membaca doa. Terdapat beberapa lafaz doa buka puasa yang diajarkan, di antaranya:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.” (HR Abu Dawud)
Selain doa di atas, terdapat pula lafaz doa buka puasa lainnya yang juga sering diamalkan:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: “Ya Allah kerana-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.”
Memahami syarat-syarat puasa adalah bagian penting dari ibadah Ramadhan. Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipenuhi untuk menjalankan ibadah puasa.
Agar seseorang wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu:
Agar ibadah puasa yang telah dilaksanakan dianggap sah secara syariat, beberapa syarat berikut harus terpenuhi:
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…