Dampak Efisiensi Anggaran Pusat: Diskominfo Kotim Pangkas Anggaran, Siapkan Strategi Alternatif Publikasi
Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) turut merasakan dampak dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat pada tahun 2026. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp 700 juta. Meskipun demikian, Diskominfo Kotim berkomitmen untuk tetap menjalankan program-program pengembangan informasi dan publikasi yang telah direncanakan.
Pemangkasan anggaran ini tidak menyurutkan semangat Diskominfo Kotim untuk berinovasi. Berbagai kegiatan telah disiapkan, terutama di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik (TIKP), sebagai upaya untuk menjaga kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Diskominfo Kotim adalah dengan menyiapkan ruang podcast dan ruang live streaming. Ruang ini akan difungsikan sebagai media komunikasi interaktif antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Plt Kepala Diskominfo Kotim, Ady Candra, menyatakan bahwa meskipun terjadi efisiensi anggaran, pihaknya tetap berupaya maksimal dalam pengembangan informasi dan publikasi di Kotawaringin Timur. “Kami memang diefisiensikan sekitar Rp 700 juta, tapi itu tidak menghalangi niat kami untuk tetap melakukan pengembangan informasi dan publikasi di Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Ruang podcast dan live streaming ini rencananya akan digunakan untuk program “Ngopi Kotim”. Program ini akan disiarkan secara langsung dari Diskominfo Kotim dan diharapkan menjadi wadah diskusi santai namun informatif bagi masyarakat.
Selain itu, Diskominfo Kotim juga menyiapkan program serap informasi dan data melalui siaran langsung di media sosial resmi instansi tersebut. Program ini bertujuan untuk menjaring aspirasi, keluhan, dan masukan dari masyarakat secara langsung.
Program serap informasi ini akan melibatkan tim Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP). Setiap sesi akan berdurasi sekitar dua jam dan rencananya akan dilaksanakan dua kali seminggu, setiap hari Senin dan Kamis.
“Kami akan melakukan live untuk menyerap informasi dan data dari masyarakat. Rencananya dua kali seminggu, hari Senin dan Kamis,” jelas Ady Candra.
Melalui program ini, masyarakat dapat menyampaikan kritik, masukan, maupun laporan secara langsung kepada pemerintah daerah. Informasi yang masuk tidak hanya berasal dari media massa, tetapi juga dari warga Kotawaringin Timur secara umum.
Masukan-masukan yang terkumpul kemudian akan dirangkum dan disampaikan kepada Bupati Kotawaringin Timur melalui Sekretaris Daerah. Selanjutnya, Sekretaris Daerah akan meneruskan informasi tersebut ke perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.
Diskominfo Kotim juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan website resmi daerah, kotim.go.id. Website ini akan terus diperbarui dan ditingkatkan kualitasnya sebagai sumber informasi utama bagi masyarakat.
Selain itu, penguatan infrastruktur jaringan internet juga menjadi prioritas. Diskominfo Kotim menargetkan ketersediaan internet di fasilitas layanan kesehatan, seperti pustu (puskesmas pembantu) dan puskesmas, sesuai dengan arahan Bupati Kotawaringin Timur.
“Targetnya setiap pustu dan puskesmas memiliki jaringan internet, karena nantinya mereka akan membuat laporan harian,” pungkas Ady Candra. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan di wilayah pelosok Kotawaringin Timur.
Berikut adalah rangkuman program dan target Diskominfo Kotim dalam menghadapi efisiensi anggaran:
Program “Ngopi Kotim”:
Program Serap Informasi dan Data:
Pengelolaan Website Resmi Daerah (kotim.go.id):
Penguatan Infrastruktur Jaringan Internet:
Dengan berbagai program dan strategi yang telah disiapkan, Diskominfo Kotim optimis dapat tetap memberikan pelayanan informasi yang berkualitas kepada masyarakat, meskipun dengan anggaran yang terbatas.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…