Resah Penumpang: Aksi Palak & Calo Tiket Kapal, Ini Tips Polisi!

Kepolisian Sektor Kawasan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari meningkatkan keamanan dan melaksanakan operasi rutin di area pelabuhan guna menindak aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Operasi ini telah dimulai sejak Rabu, 21 Januari 2026, dan difokuskan pada beberapa pelabuhan strategis di Kota Kendari.

Salah satu lokasi utama operasi adalah Kawasan Pelabuhan Wanci, yang juga dikenal sebagai pelabuhan kapal malam. Pelabuhan yang terletak di Jalan Tinumbu, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari ini merupakan pintu gerbang penting bagi transportasi laut di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari, Iptu Muhtar, menegaskan bahwa peningkatan keamanan ini bertujuan untuk memberantas segala bentuk premanisme yang mengganggu kenyamanan dan keamanan calon penumpang. Langkah tegas ini diambil sebagai respons terhadap banyaknya laporan masyarakat terkait intimidasi oleh buruh angkut barang ilegal dan praktik penipuan tiket yang marak terjadi sejak Desember 2025.

  • Intimidasi Buruh Angkut Ilegal:

    Iptu Muhtar menjelaskan bahwa pihaknya sering menerima keluhan dari calon penumpang mengenai sekelompok orang yang secara paksa mencegat barang bawaan mereka.

    Mereka bertindak seolah-olah buruh resmi pelabuhan. Meskipun sudah ditolak, oknum-oknum ini tetap memaksa mengangkut barang calon penumpang, kemudian mematok harga jasa yang sangat mahal tanpa adanya kesepakatan terlebih dahulu.
    * Penipuan Tiket:

    Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya aksi penipuan dengan modus menawarkan kemudahan pembelian tiket.

    Para pelaku biasanya mendekati calon penumpang dan menawarkan jasa pembelian tiket tanpa harus mengantre. Namun, setelah uang diberikan, pelaku langsung melarikan diri.

Untuk mencegah jatuhnya korban penipuan dan intimidasi, Iptu Muhtar memberikan imbauan dan tips kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat berada di kawasan pelabuhan. Berikut adalah beberapa tips yang disarankan:

  • Kenali Ciri-Ciri Buruh Resmi:

    Buruh resmi pelabuhan selalu menggunakan atribut atau seragam khusus yang mudah dikenali. Mereka juga tidak akan memaksa penumpang untuk menggunakan jasa mereka.
    * Waspadai Tawaran di Luar Area Pelabuhan:

    Hindari berurusan dengan orang yang menawarkan jasa di luar area pelabuhan, karena biasanya mereka adalah buruh liar atau oknum yang berniat melakukan penipuan.
    * Beli Tiket di Loket Resmi:

    Jangan pernah memberikan uang kepada orang yang tidak dikenal untuk pembelian tiket di luar loket resmi. Selalu beli tiket langsung di loket resmi yang terpercaya.
    * Laporkan Tindakan Mencurigakan:

    Jika Anda menemui praktik premanisme atau tawaran jasa yang mencurigakan, segera laporkan ke pos polisi terdekat.

Selain Pelabuhan Wanci, Kota Kendari juga memiliki beberapa pelabuhan lain yang melayani berbagai rute perjalanan laut. Berikut adalah daftar pelabuhan beserta lokasinya:

  • Pelabuhan Nusantara:

    Terletak di Jalan Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, berjarak sekitar 650 meter atau 2 menit berkendara dari Pelabuhan Wanci. Pelabuhan ini melayani rute perjalanan menuju Muna, Baubau, dan Wakatobi.
    * Pelabuhan Wawonii:

    Berlokasi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Kendari Barat, dengan jarak sekitar 700 meter atau 3 menit berkendara dari Pelabuhan Nusantara. Pelabuhan ini melayani rute Kendari-Langara (Konawe Kepulauan).
    * Pelabuhan Bungkutoko:

    Terletak di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, berjarak sekitar 5,2 kilometer atau 10 menit berkendara dari Pelabuhan Nusantara.

Dengan adanya operasi rutin dan peningkatan keamanan di pelabuhan-pelabuhan ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut di Kota Kendari. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan melaporkan segala bentuk tindakan kriminalitas yang terjadi di lingkungan pelabuhan.

Pos terkait