Sinergi Aparat Keamanan dan Pemangku Kepentingan Olahraga di Kota Pontianak
Pembinaan olahraga di Kota Pontianak terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan. Diharapkan adanya sinergi yang baik antara polisi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dalam setiap kegiatan pembinaan olahraga.
Kegiatan Pembukaan Rapat Kerja Anggota KONI Kota Pontianak Tahun 2026 menjadi salah satu momen penting dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Acara ini digelar di Grand Mahkota Pontianak dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta undangan penting. Kabag SDM Polresta Pontianak, AKP Untung Widodo, diwakili oleh Kasubbagwatpers Bag SDM Polresta Pontianak, AKP Fajarrudin. Kehadiran AKP Fajarrudin mewakili Kapolresta Pontianak, Kombes Pol ending Tri Purwanto, SIK, M Si, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan olahraga di kota ini.
Adapun para hadirin dalam acara ini antara lain:
* Wali Kota Pontianak yang diwakili oleh Asisten III, Yusnaldi
Dandim 1207/Pontianak yang diwakili Pasiops, Kapten Jiyo
Kadisporapar Kota Pontianak, Rizal
Wakil Ketua I KONI Provinsi Kalbar, Syawal Bondorekso
Sekretaris Umum KONI Provinsi Kalbar, Raden Hidayatullah
Ketua Umum KONI Kota Pontianak, Hery Fadillah
Ketua KONI Kota Pontianak periode 2023–2026, Nanang Setyabudi
Selain itu, acara juga turut dihadiri oleh para ketua dan perwakilan pengurus cabang olahraga dari 43 cabang olahraga serta tamu undangan lainnya.
Tujuan Rapat Kerja KONI Kota Pontianak
Rapat kerja ini diselenggarakan sebagai forum untuk menyusun program kerja serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan olahraga di Kota Pontianak. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi atlet di tingkat daerah maupun nasional. Dengan adanya rapat kerja ini, diharapkan dapat tercipta rencana kerja yang lebih terstruktur dan efektif dalam memajukan olahraga di kota ini.
Melalui kehadiran perwakilan Polresta Pontianak, sinergi antara aparat keamanan dan pemangku kepentingan olahraga diharapkan tetap terjalin secara baik. Hal ini akan berdampak positif pada keamanan dan kelancaran setiap kegiatan pembinaan olahraga, sehingga tidak ada hambatan yang mengganggu proses pengembangan bakat atlet lokal.
Peran Penting Aparat Keamanan dalam Pembinaan Olahraga
Peran aparat keamanan dalam pembinaan olahraga tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan lancar dan tanpa gangguan. Dengan adanya komunikasi yang baik antara Polri dan organisasi olahraga seperti KONI, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi atlet dan pelatih dalam melakukan pembinaan.
Selain itu, kehadiran aparat keamanan juga memberikan rasa aman kepada peserta dan pengunjung, sehingga mereka dapat fokus pada aktivitas olahraga tanpa merasa khawatir akan ancaman atau gangguan.
Kesimpulan
Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan pemangku kepentingan olahraga, diharapkan pembinaan olahraga di Kota Pontianak dapat terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih baik. Melalui kegiatan seperti Rapat Kerja KONI, semua pihak dapat bersama-sama merancang strategi yang efektif dan berkelanjutan untuk memajukan olahraga di kota ini.







