JAKARTA — Seorang pendiri sekaligus ketua perusahaan chip daya, Epiworld International, berhasil menjadi miliarder setelah saham perusahaannya melonjak signifikan pada debut perdagangan di Bursa Hong Kong.
Pada hari pertama pencatatan saham, Epiworld ditutup naik 35% ke level HK$103. Hal ini membuat valuasi perusahaan mencapai sekitar HK$43,8 miliar atau setara US$5,6 miliar. Berdasarkan perhitungan Forbes, dengan kepemilikan sekitar 27%, kekayaan bersih Zhao Jianhui diperkirakan mencapai US$1,5 miliar.
Zhao Jianhui (66 tahun) dikenal sebagai peneliti senior dalam bidang silikon karbida (SiC), yang merupakan material penting dalam pengembangan semikonduktor daya berdaya tinggi dan efisien. Selain aktif di industri, dia juga memiliki latar belakang akademik yang kuat.
Zhao menempuh pendidikan sarjana fisika di Universitas Xiamen, China, sebelum melanjutkan studi doktoral di bidang teknik elektro dan komputer di Universitas Carnegie Mellon, Amerika Serikat. Selama kariernya, dia aktif sebagai profesor di universitas tersebut.
Epiworld International didirikan pada 2011 dan berbasis di Xiamen. Perusahaan ini fokus memproduksi wafer epitaksial berbasis SiC, yang menjadi komponen krusial dalam kendaraan listrik serta mulai banyak digunakan di pusat data kecerdasan buatan (AI).
Produk Epiworld sangat diminati karena kemampuannya menangani beban daya tinggi secara efisien. Dalam operasionalnya, perusahaan ini memasok sejumlah produsen chip global seperti Infineon Technologies dari Jerman dan Rohm Semiconductor dari Jepang.
Berdasarkan prospektus perusahaan, Epiworld merupakan produsen wafer epitaksial SiC terbesar di dunia dari sisi pendapatan, dengan pangsa pasar mencapai 29% pada 2024.
Perusahaan juga mengklaim sebagai pelopor dalam komersialisasi wafer epitaksial SiC berukuran 8 inci secara massal. Teknologi ini digadang-gadang lebih maju dibandingkan wafer 6 inci yang masih umum digunakan di industri saat ini.
Melalui penawaran umum perdana (IPO), Epiworld berhasil menghimpun dana sebesar HK$1,6 miliar. Mayoritas dana tersebut akan dialokasikan untuk ekspansi kapasitas produksi di Tiongkok dalam lima tahun mendatang.
Sejumlah investor strategis turut mendukung perusahaan sebelum IPO, antara lain Hubble Technology, pemodal ventura milik Huawei, serta China Resources Microelectronics, unit semikonduktor dari konglomerasi BUMN China Resources.
Kesuksesan Zhao menambah daftar pengusaha China yang meraup kekayaan dari industri semikonduktor yang tengah berkembang pesat. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan global terhadap teknologi chip canggih.
Dengan perkembangan ini, Epiworld International tidak hanya menjadi contoh sukses dalam industri semikonduktor, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi teknologi di masa depan.
Penurunan Peringkat Janice Tjen dan Alex Eala di WTA Janice Tjen dan Alex Eala, dua…
Lirik Lagu "Saat Kubenci Dunia dan Seisinya" dari Album "Perayaan Patah Hati - Babak 2"…
Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi yang Mengubah Dinamika Pasar PT Pertamina (Persero) akhirnya mengumumkan penyesuaian…
Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Shalat Dzikir setelah salat menjadi amalan yang dianjurkan setelah melaksanakan…
Peningkatan Kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar Kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar, yang berada…
Kondisi MH, Korban Penganiayaan yang Mulai Pulih Secara Fisik Kondisi MH (12), siswa kelas 6…