Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengajukan satu ekor sapi sebagai hewan kurban untuk Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sapi yang diajukan tersebut memiliki bobot mencapai sekitar 820 kilogram, sesuai hasil pengukuran menggunakan pita ukur.
Sapi bernama Jhoni ini merupakan jenis Limousin dan dinilai memiliki kualitas unggul serta ukuran terbesar di Kuansing. Hal ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam pengusulan hewan kurban untuk presiden.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kuansing, drh Asrul, menjelaskan bahwa sapi Jhoni berasal dari seorang peternak lokal di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi. “Sapi ini milik atas nama Suyitno di Desa Sumber Datar,” ujarnya.
Jhoni berusia sekitar 3,5 tahun dan saat ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai Rp 82 juta. Menurut drh Asrul, peluang sapi ini untuk dipilih cukup besar. Selain bobotnya yang besar, Pemkab Kuansing hanya mengusulkan satu ekor sapi kepada Presiden.
“Kemungkinan besar dipilih, karena selain ukurannya besar, kita juga hanya mengusulkan satu ekor saja,” jelasnya.
drh Asrul juga menyampaikan bahwa kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kuansing pada tahun 2026 ini diperkirakan mencapai sekitar 2.600 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari sapi, kerbau, dan kambing.
Ia menegaskan bahwa persediaan sapi kurban di Kuansing cukup memadai. Bahkan, daerah ini juga memasok kebutuhan hewan kurban untuk daerah lain.
Berikut adalah beberapa informasi penting terkait persediaan hewan kurban:
Proses pengusulan hewan kurban dilakukan dengan melibatkan para peternak lokal. Setiap tahun, Pemkab Kuansing melakukan evaluasi terhadap kualitas dan kondisi hewan yang akan diajukan. Sapi Jhoni dipilih karena kualitasnya yang baik dan bobot yang mencapai angka yang sangat tinggi.
Selain itu, pengusulan satu ekor sapi oleh Pemkab Kuansing juga menunjukkan komitmen untuk memberikan yang terbaik dalam upacara kurban. Hal ini dilakukan agar bisa mewakili kekayaan sumber daya hewan ternak yang ada di Kuansing.
Meski persediaan hewan kurban cukup memadai, Pemkab Kuansing tetap harus menghadapi berbagai tantangan, seperti perawatan hewan sebelum hari raya dan distribusi yang merata. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan para peternak dan lembaga terkait untuk memastikan proses penyediaan hewan kurban berjalan lancar.
Beberapa solusi yang telah diambil antara lain:
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kebutuhan hewan kurban di Kuansing dapat terpenuhi secara optimal, termasuk pengusulan hewan kurban untuk Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…