Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya memperkuat kapasitas dalam menangani bencana, khususnya di wilayah perairan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengadaan armada khusus penyelamatan berupa speedboat berteknologi tinggi. Speedboat ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi Sungai Mahakam yang memiliki arus kuat dan dinamis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa pengadaan speedboat tersebut bukan sekadar pembelian kapal biasa. Ia menegaskan bahwa armada ini dirancang secara spesifik untuk kebutuhan operasi penyelamatan. “Pengadaannya senilai Rp 1,69 miliar. Tapi Ini bukan speedboat penumpang. Dari awal memang dirancang untuk kebutuhan penyelamatan, termasuk dukungan alat navigasi khusus untuk operasi rescue,” ujarnya.
Menurut Suwarso, aspek spesifikasi teknis menjadi pertimbangan utama dalam proses pengadaan. Hal ini karena tantangan medan operasi di Sungai Mahakam tidak bisa disamakan dengan perairan biasa. “Terlebih juga karakter Sungai Mahakam ini kan memang memiliki arus kuat. Dan pastinya membutuhkan armada yang tangguh,” lanjutnya.
Pengadaan speedboat ini dilakukan melalui sistem e-katalog dengan melibatkan penyedia dari Surabaya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi sekaligus memastikan kualitas produksi sesuai kebutuhan lapangan. “Penyedianya dari Sidoarjo,” sebutnya.
Speedboat ini akan digunakan dalam pengawasan kegiatan atau agenda besar seperti Festival Mahakam dan Festival Karang Mumus. Selain itu, kapal ini juga akan digunakan untuk pengamanan malam tahun baru di kawasan Teras Samarinda dan tepi sungai Mahakam.
BPBD Samarinda berharap pengadaan tersebut dapat meminimalkan risiko korban dalam insiden kecelakaan air. “Harapannya tentu ini bisa menjadi tulang punggung operasi penyelamatan di Samarinda, terutama di kawasan perairan yang selama ini cukup rawan,” pungkasnya.
Pemkot Samarinda menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana. Dengan pengadaan speedboat ini, diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi warga di kawasan perairan. Proses pengadaan dilakukan secara transparan dan berbasis teknologi, sehingga memastikan kualitas dan keandalan armada tersebut.
Selain itu, BPBD Samarinda juga terus melakukan pelatihan dan simulasi untuk memastikan personel siap mengoperasikan armada tersebut. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai jenis bencana, termasuk kecelakaan di perairan.
Dengan adanya speedboat ini, diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi risiko korban jiwa akibat kecelakaan air. Semua upaya ini dilakukan demi keselamatan masyarakat dan kenyamanan dalam beraktivitas di kawasan perairan Samarinda.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…