Categories: Kesehatan

Enam Balita Cianjur Masih Dirawat Usai Diduga Keracunan

Kondisi Korban Keracunan di Cianjur

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melaporkan bahwa sebagian besar dari 63 balita dan ibu-ibu yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua desa di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, sudah kembali pulih. Hanya beberapa korban yang masih menjalani perawatan medis.

Kepala Dinkes Cianjur Made Setiwan mengatakan, “Hanya tinggal beberapa yang masih menjalani perawatan.” Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengambil sampel makanan dan muntahan korban untuk diuji di laboratorium. Tujuan pengujian ini adalah untuk memastikan penyebab keracunan yang menimpa puluhan ibu dan balita di Desa Purabaya dan Desa Sukasirna.

Pihak Dinkes juga memastikan bahwa semua korban keracunan telah mendapatkan penanganan medis yang memadai. Selain itu, mereka tetap mendapat pengawasan ketika sudah diperbolehkan pulang. Tenaga kesehatan di setiap desa akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para korban.

Penanganan Medis oleh Puskesmas

Sementara itu, Kepala Puskemas Leles Tedi Nugraha menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan pelayanan terhadap 63 ibu dan balita yang mengeluhkan gejala seperti pusing, mual, dan muntah setelah menyantap menu MBG yang dibagikan melalui posyandu. Sebagian besar korban mendapat perawatan di puskesmas, sedangkan sebagian lainnya mendapat perawatan di bidan dan klinik.

Hingga Minggu petang, masih terdapat enam balita yang masih dirawat di puskesmas, sementara puluhan lainnya sudah diperbolehkan pulang. Meskipun demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab keracunan tersebut. Namun, sebagian besar korban mengeluh merasa pusing, mual, dan muntah setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di posyandu.

Upaya Pendataan dan Pengawasan

Camat Leles Segi Tabah Hermansyah menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan karena khawatir masih banyak warga yang mengalami hal sama, tetapi tidak menjalani perawatan di pusat layanan kesehatan.

Ia mengatakan, “Saat ini petugas dari kecamatan masih melakukan pendataan, karena ditakutkan masih banyak yang mengalami keracunan yang belum terdata karena tidak menjalani perawatan di puskesmas, bidan, atau klinik.”

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Untuk memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat, Dinkes dan pihak terkait terus berupaya mengidentifikasi penyebab keracunan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pengambilan sampel makanan dan muntahan korban untuk diuji di laboratorium.
  • Pemantauan kesehatan terhadap korban yang sudah diperbolehkan pulang.
  • Koordinasi dengan pihak puskesmas, bidan, dan klinik dalam memberikan pelayanan kesehatan.
  • Pelaksanaan pendataan oleh petugas kecamatan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

Kesimpulan

Keracunan yang menimpa puluhan balita dan ibu-ibu di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, menjadi peringatan penting tentang keamanan makanan yang disajikan secara gratis. Dinkes dan pihak terkait terus bekerja keras untuk memastikan keselamatan masyarakat dan menghindari kejadian serupa di masa depan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Maut di Probolinggo, 4 Tewas dan 1 Luka

Kecelakaan Beruntun di Probolinggo Tewaskan Empat Orang dari Satu Keluarga Kecelakaan maut yang melibatkan enam…

30 menit ago

Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi

Bupati Banyuwangi Ajak Diaspora Jadi Agen Pembangunan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak diaspora Banyuwangi yang…

37 menit ago

Polres Tebingtinggi Amankan Perayaan Kelahiran Guru Angad Dev Ji, Ibadah Sikh Aman dan Harmonis

Pengamanan Kegiatan Peringatan Hari Besar Keagamaan Umat Sikh di Tebingtinggi Pengamanan kegiatan peringatan Hari Besar…

42 menit ago

Iran Balas Tindakan AS Terkait Penyitaan Kapal Touska

Pernyataan dari Juru Bicara Komando Militer Khatam al-Anbiya Iran menunjukkan bahwa negaranya akan segera merespons…

48 menit ago

6 Fakta Menarik Tentang Kekaisaran Ottoman, Khalifah Islam Terbesar Selama 6 Abad

Kekaisaran Ottoman, atau yang dikenal juga dengan Kesultanan Utsmaniyah, merupakan salah satu kekuatan politik dan…

48 menit ago

Trump Hubungi Jenderal Pakistan Saat Krisis Hormuz, Upaya Mediasi AS-Iran Menguat di Teheran

Pembicaraan Mediasi antara AS dan Iran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan komunikasi dengan Kepala…

55 menit ago