Categories: Politik

10 Kepala Daerah Terkena OTT KPK Era Prabowo, Termasuk Bupati Tulungagung

KPK Kembali Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Teranyar, Bupati Tulungagung, Jawa Timur, Gatut Sunu Wibowo diamankan dalam operasi senyap yang dilakukan pada Jumat (10/4/2026). Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung kasus korupsi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan hasil penyidikan awal, KPK mengungkap adanya dugaan praktik pemerasan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa praktik tersebut dilakukan secara sistematis sejak awal masa jabatan Gatut.

Para pejabat yang baru dilantik diwajibkan menandatangani surat pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), namun tanpa mencantumkan tanggal. Dokumen tersebut kemudian diduga digunakan sebagai alat untuk menekan dan “menyandera” para pejabat agar tetap patuh serta memenuhi permintaan setoran uang.

“Surat itu dijadikan instrumen kontrol agar para kepala OPD tetap loyal dan memenuhi permintaan tersangka,” ungkap Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK.

Aliran Dana Miliaran Rupiah

Dalam kasus ini, KPK mencatat total permintaan uang dari Gatut kepada para OPD mencapai sekitar Rp 5 miliar. Namun dari jumlah tersebut, realisasi uang yang telah diterima tersangka diperkirakan mencapai Rp 2,7 miliar. Uang tersebut diduga dikumpulkan secara bertahap dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

KPK kini masih terus mendalami aliran dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik ini.

Ajudan Ikut Diamankan

Selain Gatut Sunu Wibowo, KPK juga turut mengamankan ajudannya, Dwi Yoga Ambal. Ajudan tersebut diduga memiliki peran dalam membantu proses pengumpulan uang dari para pejabat OPD. Keduanya langsung ditahan oleh KPK pada Sabtu (11/4/2026) dini hari setelah menjalani pemeriksaan intensif.

Kasus ini semakin menegaskan bahwa praktik korupsi di tingkat daerah masih menjadi persoalan serius. Berikut adalah daftar kepala daerah era Prabowo yang terjaring OTT KPK:

  • Bupati Kolaka Timur Abdul Azis (7-8 Agustus 2025)
  • Gubernur Riau, Abdul Wahid (3 November 2025)
  • Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (7 November 2025)
  • Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (9-10 Desember 2025)
  • Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (18 Desember 2025)
  • Wali Kota Madiun, Maidi (19 Januari 2026)
  • Bupati Pati, Sudewo (19 Januari 2026)
  • Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (3 Maret 2026)
  • Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari (9 Maret 2026)
  • Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (10 April 2026)


Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago