JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sedang mempersiapkan rencana reklamasi di kawasan sisi barat Ancol yang seluas 65 hektare. Dalam rangka merealisasikan proyek ini, diperlukan dana sekitar Rp 6 triliun. Saat ini, sudah ada belasan investor baik dari dalam maupun luar negeri yang menunjukkan ketertarikan untuk berpartisipasi.
Irfan Setiaputra, Komisaris Utama PJAA, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan persetujuan untuk melakukan reklamasi tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang dilakukan pencarian mitra untuk menjalankan proyek tersebut.
“Kami telah mengumumkan rencana reklamasi di sisi barat sekitar 65 hektare. Kami sedang mencari partner yang tepat untuk mewujudkan rencana ini,” ujar Irfan dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PJAA di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/4/2026).
Irfan menegaskan bahwa mitra yang dipilih akan membuat kesepakatan terbaik dalam pembangunan reklamasi. Ia berharap, fasilitas-fasilitas yang disediakan di atas tanah reklamasi dapat menarik minat masyarakat dan meningkatkan animo pengunjung ke Ancol.
Direktur Utama PJAA, Syahmudrian Lubis, menjelaskan bahwa reklamasi merupakan inisiatif yang terus berkembang. Ia menyebutkan adanya perkembangan dalam rencana pendanaan. Awalnya, PJAA berencana menggunakan belanja modal atau capex untuk mendanai reklamasi dengan biaya sekitar Rp 2,5 triliun hingga Rp 3 triliun. Namun, rencana tersebut berubah setelah banyak investor asing menawarkan kerja sama bisnis.
“Mula-mula kita berbicara tentang menggunakan capex, tetapi ternyata banyak investor luar negeri yang mengatakan ‘daripada kita invest spending uang segitu, kenapa kita enggak share’,” jelas Syahmudrian.
Dari situ, PJAA melihat peluang baru untuk pembangunan reklamasi. Oleh karena itu, mereka akan melakukan beauty contest terhadap para calon investor yang ingin berpartisipasi dalam reklamasi Pantai Ancol.
Menurut Syahmudrian, saat ini sudah ada cukup banyak calon investor yang tertarik menjadi partner PJAA. Jumlahnya mencapai 16 perusahaan, termasuk dari Eropa, China, Korea, dan lokal. Mereka semua sangat antusias untuk berpartisipasi.
Nantinya, manajemen PJAA akan melakukan beauty contest untuk memilih satu investor yang paling cocok. Investor yang dipilih adalah yang bisa memberikan keuntungan terbesar bagi PJAA dalam skema business sharing.
“(Kebutuhan anggarannya) sekitar Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun,” ujar Syahmudrian.
Syahmudrian menjelaskan bahwa rencananya, di atas tanah reklamasi Ancol, akan dibangun berbagai fasilitas dan layanan baru. Salah satunya adalah hiburan malam atau night entertainment. Pasalnya, selama ini Ancol hanya beroperasi hingga pukul 21.00 WIB di Bandar Djakarta.
“Kami ingin meng-activate itu dengan menghadirkan kerja sama untuk beach club,” ujar Syahmudrian.
Di samping itu, ia menyebutkan bahwa di lahan bekas Segarra Ancol, PJAA akan bekerja sama dengan partner untuk menjadikannya sebagai lokasi lifestyle baru. Di antara fasilitas yang akan disediakan adalah lapangan padel, mengingat olahraga ini sedang digandrungi masyarakat.
“Dalam waktu dekat, di bekas Segarra, itu akan menjadi suatu lifestyle baru, termasuk ada padel, ada juga semi beach club. Jadi, istilahnya orang sambil padel bisa menikmati pantai. Itu pengalaman yang tidak mereka rasakan di tempat lain,” kata Syahmudrian.
Manajemen PJAA berharap, dengan adanya pembangunan reklamasi Pantai Ancol beserta berbagai hiburan yang disajikan, jumlah pengunjung Ancol akan meningkat. Hal ini diharapkan dapat membuat Ancol lebih hidup dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi di Ibu Kota.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…