Pada Sabtu malam, 4 April 2026, warga di berbagai wilayah Provinsi Lampung dibuat heboh oleh kemunculan sebuah benda bercahaya misterius yang melintas di langit. Fenomena ini terjadi sekitar pukul 19.55 hingga 20.00 WIB dan sempat viral di media sosial, memicu spekulasi dan pertanyaan luas di kalangan masyarakat.
Benda tersebut terlihat dengan jelas dan disertai dentuman keras. Beberapa warga mengira benda tersebut adalah rudal nyasar, sementara yang lain menganggapnya sebagai UFO atau fenomena alam yang tidak biasa. Video-video yang diunggah ke media sosial menunjukkan cahaya terang yang bergerak lurus dan berakhir dengan pecahan kecil yang terbakar.
Peneliti dari Laboran Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Adhitya Oktaviandra menyatakan bahwa benda bercahaya tersebut bukanlah meteor atau komet. Ia menduga objek tersebut merupakan sampah antariksa yang berasal dari sisa roket asal China, khususnya bagian roket CZ-3B R/B.
Mahasiswa Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA, Irsyad Al Akbar juga mengonfirmasi dugaan tersebut. Menurutnya, berdasarkan pengamatan dan analisis data, fenomena ini lebih mengarah pada sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.
Irsyad menjelaskan bahwa meskipun ada informasi tentang komet C/2026 A1 (MAPS) yang berada dekat dengan Bumi pada tanggal tersebut, ukuran komet tersebut tidak sebesar yang terlihat dalam video-video yang beredar. Selain itu, hipotesis terkait peluncuran misi Artemis 2 dinilai tidak relevan setelah ditelaah lebih lanjut.
Irsyad menambahkan bahwa beberapa peluncuran roket baru-baru ini, seperti Falcon 9 dan Atlas dari Amerika Serikat, bisa menjadi sumber dari sampah antariksa yang kemudian masuk ke atmosfer. Data dari laboran Observatorium Astronomi ITERA juga menunjukkan adanya objek sisa roket asal China yang kembali memasuki orbit Bumi.
Fenomena ini dinilai tak biasa terutama dari sisi durasi kemunculannya. Benda bercahaya tersebut terlihat selama hampir satu menit, berbeda dengan meteor yang biasanya hanya terlihat dalam hitungan detik.
Humas Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Riri Fitriandi, mengaku melihat penampakan benda langit tersebut saat sedang berada di lapangan. Ia menyebut bahwa durasi kemunculan benda tersebut sangat lama dan tidak biasa. Meski sempat menarik perhatian, tidak ada kepanikan di lokasi. Warga dan petugas justru mengamati dengan tenang.
Irsyad mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi visual yang belum terverifikasi di media sosial. Ia menekankan pentingnya mengandalkan data ilmiah agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Suara dentuman keras mendahului penampakan benda langit misterius tersebut. Fenomena ini terlihat jelas di wilayah Lampung Timur, Kota Metro, hingga Lampung Selatan. Beberapa warga mengira benda tersebut adalah rudal nyasar, sementara yang lain mencoba merekam momen tersebut.
Berdasarkan rekaman video dan foto yang beredar, fenomena ini diduga menunjukkan karakteristik kuat dari proses re-entry (masuk kembali) satu objek ke atmosfer Bumi. Objek ini terlihat pecah menjadi beberapa bagian yang bergerak sejajar, dengan ekor berwarna oranye kemerahan yang menghasilkan pijar api yang panjang.
Wanda, warga Desa Negeri Tua, menceritakan detik-detik saat dirinya menyaksikan benda tersebut melintas tepat di atas rumah. Awalnya kaget karena ada suara dentuman, ia kemudian melihat benda langit tersebut dan merasa kaget. Puluhan tetangganya pun keluar rumah untuk mengabadikan momen langka tersebut.
Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi tentang identitas pasti benda misterius tersebut. Warga setempat dan netizen memunculkan berbagai spekulasi, dari meteor, roket militer, hingga objek tak dikenal sambil menunggu klarifikasi dari lembaga ilmiah resmi.
Beberapa fakta yang sudah terlihat antara lain:
* Fenomena tersebut bukan disebabkan oleh cuaca menurut keterangan awal dari BMKG.
* Objek bercahaya terlihat dari berbagai titik di Lampung, menunjukkan lintasan yang cukup luas.
* Pola cahaya dan pecahan mengarah pada fenomena masuknya sampah antariksa ke atmosfer.
Fenomena ini tidak hanya menarik perhatian warga, namun juga memicu rasa penasaran dan perbincangan seru di media sosial. Beberapa warga sempat panik atau berasumsi objek tersebut adalah rudal atau UFO, sementara yang lain mencoba merekam dengan ponsel mereka untuk dibagikan.
Informasi Terkini: Tidak Ada Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Hingga Senin (23/3/2026) pukul 06.31…
Kabar Gembira bagi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Kamboja Beberapa korban penipuan lowongan kerja di…
Prakiraan Cuaca Lampung Pada Hari Ini Pada hari Minggu, 5 April 2026, prakiraan cuaca di…
Fenomena Benda Langit Misterius di OKI dan Sekitar Pada Sabtu malam, masyarakat Kabupaten Ogan Komering…
Jabar. Kota Bandung – Julio Cesar, pemain Persib, telah kembali ke lapangan setelah mengalami cedera…
Pengakuan Emosional Denada Tambunan tentang Putranya, Ressa Rizky Rossano Denada Tambunan, seorang penyanyi sekaligus aktris…