Rincian Tarif Listrik April 2026 dan Harga Token untuk Semua Pelanggan

Rincian Tarif Listrik PLN Bulan April 2026

Tarif listrik PLN untuk bulan April 2026 telah ditetapkan oleh pemerintah dan berlaku untuk seluruh pelanggan, baik prabayar maupun pascabayar. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung daya saing industri nasional. Selama periode April hingga Juni 2026, tarif listrik PLN tetap atau tidak mengalami perubahan.

Pelanggan prabayar memiliki besaran tarif listrik yang sama dengan pelanggan pascabayar. Pelanggan prabayar perlu membeli token listrik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik. Sementara itu, pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan listrik setelah pemakaian dalam periode tertentu.

Bacaan Lainnya

Rincian Besaran Tarif Listrik April 2026

Berikut ini rincian besaran tarif listrik yang berlaku untuk seluruh pelanggan untuk periode April 2026:

Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga

  • Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik Pelanggan Bisnis

  • Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh

Tarif Listrik Pelanggan Industri

  • Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh

Tarif Listrik Keperluan Fasilitas Pemerintah dan Penerangan Jalanan Umum

  • Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh

Tarif Listrik Keperluan Pelayanan Sosial

  • Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
  • Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh

Tarif Listrik Subsidi Pelanggan Rumah Tangga

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh

Penghitungan kWh Saat Membeli Token Listrik

Token listrik yang dibeli akan dikenakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah yang ditentukan masing-masing pemerintah setempat. Misalnya, besaran PPJ Jakarta yang dikenakan terhadap pelanggan PLN sebagai berikut:
– Sampai 2.200 VA: 2,4 persen

– 3.500-5.500 VA: 3 persen

– 6.600 VA ke atas: 4 persen

Rumus penghitungan besaran kWh yang diperoleh adalah sebagai berikut:
(Nominal token – PPJ daerah) : tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan

Contoh perhitungan untuk pembelian token listrik sebesar Rp 100.000 untuk masing-masing golongan pelanggan rumah tangga non-subsidi di Jakarta:

Rumah Tangga Daya 900 VA

  • (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.600 : Rp 1.352 = 72,19 kWh

Rumah Tangga Daya 1.300-2.200 VA

  • (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = 67,56 kWh

Pos terkait