Categories: Lokal

Warga Madiun Beradu Lawan Pesilat Usai Halal Bihalal, Bersatu Kembali

Bentrok Antara Pesilat dan Warga di Desa Kaibon, Madiun

Pada dini hari Sabtu (4/4/2026), terjadi bentrokan antara rombongan pesilat dari Kota Madiun dengan warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kejadian ini berawal dari kebisingan dan penggunaan flare yang dilakukan oleh kelompok pesilat saat melewati wilayah tersebut.

Bentrokan terjadi setelah salah satu kelompok pesilat menyalakan flare saat hendak menuju lokasi halal bihalal yang diselenggarakan di Desa Kranggan. Aksi ini diduga memicu kemarahan warga setempat. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat keributan dan saling lempar batu terjadi di dekat gapura Desa Kaibon.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa satu orang mengalami luka akibat peristiwa ini, namun tidak ada kerusakan rumah warga. Menurutnya, kejadian itu bermula saat rombongan pesilat tiba di lokasi pengajian dan halal bihalal di Desa Kranggan pada malam Jumat (3/4/2026). Setelah selesai, mereka kembali melewati Desa Kaibon dan menyalakan flare, yang memicu reaksi warga.

Sekitar pukul 23.30 WIB, terjadi saling lempar batu antara pesilat dan warga. Situasi langsung diatasi oleh aparat kepolisian, sehingga rombongan pesilat dapat melanjutkan perjalanan. Pada pukul 00.20, situasi telah dinyatakan aman. Polisi juga melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak agar tidak mudah terpancing provokasi.

Selain itu, polisi memastikan seluruh rombongan pesilat pulang melalui jalur yang aman dengan pengawalan aparat. Namun, peristiwa ini menunjukkan bahwa perilaku oknum tertentu sering kali mengganggu dan menyusahkan warga sekitar.

Aktivitas yang Mengganggu Ketenangan Warga

Beberapa aktivitas yang sering dilakukan oleh oknum tertentu seperti:

  • Konvoi kendaraan dengan knalpot bising atau digeber-geber hingga larut malam, yang membuat warga terganggu waktu istirahat.
  • Balapan liar yang bukan hanya berisik, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan lain dan warga sekitar.
  • Memainkan petasan atau kembang api berdaya ledak tinggi di area permukiman, yang bisa menimbulkan suara keras dan potensi bahaya kebakaran.
  • Aksi ugal-ugalan seperti drifting atau freestyle motor di jalan umum, yang menimbulkan suara bising, asap, dan risiko kecelakaan.
  • Berkumpul sambil memutar musik dengan volume sangat keras dari kendaraan atau sound system jalanan, yang sering menjadi sumber gangguan terutama jika berlangsung lama atau hingga dini hari.
  • Aksi provokatif seperti berteriak-teriak, konvoi dengan atribut tertentu sambil membuat keributan, atau bahkan tindakan vandalisme di fasilitas umum sekitar rumah warga.

Semua bentuk aktivitas ini pada dasarnya menciptakan polusi suara, rasa tidak aman, dan mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal.

Video Bentrok Viral di Media Sosial

Video bentrok antara pesilat dan warga sempat viral di media sosial setelah diposting di akun Instagram @medhioen_ae. Dalam video tersebut, terlihat keributan yang terjadi di dekat gapura Desa Kaibon. Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi topik pembicaraan di berbagai platform media.


Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago