Categories: Lokal

Peringatan Cuaca Sumbar: Hujan Lebat di Pasaman Barat Pukul 09.00 WIB

Peringatan Dini Cuaca Sumatera Barat Dikeluarkan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Selasa, 7 April 2026. Peringatan ini dikeluarkan karena adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Peringatan dini tersebut pertama kali terdeteksi sejak pukul 06.30 WIB. Wilayah pertama yang berpotensi terdampak adalah Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan informasi dari BMKG, beberapa kecamatan di wilayah ini seperti Pasaman, Kinali, Luhak Nan Duo, dan Sasak Ranah Pesisir memiliki risiko tinggi terkena hujan deras.

BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca ini bisa berdampak pada wilayah lain di Sumatera Barat. Di Kabupaten Sijunjung, potensi hujan dengan disertai petir dapat terjadi di Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung, Kamang Baru, dan Sumpur Kudus. Di Kabupaten Agam, wilayah yang berpotensi terkena dampak hujan adalah Kecamatan Tanjung Mutiara dan Ampek Nagari.

Selain itu, Kabupaten Lima Puluh Kota juga tidak luput dari ancaman cuaca ekstrem. Beberapa kecamatan seperti Harau, Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, dan Lareh Sago Halaban diprediksi akan mengalami hujan lebat. Di Kabupaten Pasaman, Kecamatan Tigo Nagari juga menjadi salah satu daerah yang perlu diwaspadai.

Wilayah di Kabupaten Dharmasraya juga tidak aman dari ancaman hujan. Kecamatan Pulau Punjung, Sitiung, Sembilan Koto, dan Timpeh diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi. Selain itu, beberapa kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat lainnya seperti Talamau, Gunung Tuleh, dan Sungai Aur juga berpotensi terkena dampak hujan lebat.

BMKG memperkirakan bahwa kondisi cuaca ini akan berlangsung hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca yang diperbarui secara berkala. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang bisa membahayakan keselamatan.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
* Memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitar.
* Menghindari area rawan banjir atau longsor.
* Menyimpan alat-alat darurat seperti senter dan radio.
* Menjaga komunikasi dengan keluarga dan tetangga.

Dengan adanya peringatan dini ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. BMKG juga akan terus memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi terbaru jika ada perubahan.


Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago