Jadwal Puasa Syawal 2026: 6 Hari Setelah Lebaran

Keutamaan dan Tata Cara Puasa Syawal Setelah Ramadan

Setelah berakhirnya bulan suci Ramadan, semangat beribadah umat Muslim tidak pernah surut. Bahkan, ada beberapa ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan setelah Ramadan, salah satunya adalah puasa Syawal.

Puasa Syawal merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan besar. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda:

Bacaan Lainnya

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR Muslim).

Hadis lain juga menyebutkan bahwa:

“Puasa Ramadhan seperti menjalankan puasa sepuluh bulan. Puasa enam hari Syawal seperti menjalankan puasa dua bulan. Kebersamaan ini seperti puasa sepanjang tahun.” (Sahih Ibn Khuzaymah (2115) dan Sunan al-Nasa’i al-Kubra (2860))

Jadwal Puasa Syawal 1447 H/2026

Berdasarkan hasil sidang isbat penetapan Lebaran 2026, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu (21/3/2026). Artinya, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai hari ini, Minggu (22/3/2026). Pelaksanaan puasa Syawal dianjurkan untuk dilakukan secara enam hari berturut-turut, namun dibolehkan juga dilakukan secara selang-seling.

Sebelum melaksanakan puasa Syawal, penting bagi seorang Muslim untuk memastikan bahwa ia telah menyelesaikan puasa Ramadan secara penuh. Jika masih memiliki hutang puasa Ramadan, sebaiknya mengganti puasa terlebih dahulu karena puasa qodho dijatuhi hukum wajib, sementara puasa Syawal masih dalam kategori sunnah muakad.

Bacaan Niat Puasa Syawal

Bagi Anda yang tidak memiliki hutang puasa dan ingin melaksanakan puasa sunnah Syawal, bisa mengerjakannya mulai hari ini hingga akhir Syawal dengan niat dan tata cara sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Tata Cara Puasa Syawal

  1. Niat puasa syawal dijalankan selama enam hari

    Sebagaimana disebutkan dalam hadis, puasa syawal dilakukan selama enam hari. Dari hadis tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal.”

  2. Diutamakan dikerjakan secara berurutan

    Puasa syawal diutamakan dijalankan secara berurutan. Namun, jika tidak bisa dikerjakan secara berurutan, maka niat puasa syawal bisa dikerjakan secara terpisah-pisah.

  3. Diutamakan untuk mengganti utang puasa

    Jika Anda memiliki utang puasa Ramadan, sebaiknya menggantinya terlebih dahulu (puasa qadha). Hal ini berdasarkan penjelasan dari Ibnu Hambali dalam kitabnya Lathoiful Ma’arif. Ibnu Rajab Al Hambali berkata:

    “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur.”

Keutamaan Puasa Syawal

Berikut beberapa keutamaan puasa Syawal:

  • Penyempurna puasa Ramadan
  • Pahala puasa satu tahun
  • Tanda diterimanya puasa Ramadan
  • Sebagai tanda syukur
  • Menjaga konsistensi ibadah
  • Menjalankan niat puasa Syawal sebelum mengganti puasa Ramadan
  • Dianjurkan membayar utang puasa Ramadan terlebih dahulu
  • Dibolehkan menjalankan niat puasa Syawal terlebih dulu jika ada uzur
  • Tidak harus dikerjakan selama 6 hari berturut-turut
  • Tak masalah kalau melakukan niat puasa Syawal setelah terbit fajar
  • Bisa dilaksanakan pada hari Jumat
  • Diperbolehkan membatalkan puasa

Pos terkait