Categories: Lokal

Isak Tangis Penuhi Pemakaman Kopda Farizal di Kulon Progo



Pemakaman militer yang dihadiri oleh keluarga dan pejabat tinggi TNI berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kulon Progo, pada hari Minggu (5/4). Jasad Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon, salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon, dimakamkan dengan penuh penghormatan.

Istri dari almarhum, Fafa Nur Azila, hadir langsung dalam prosesi pemakaman. Rasa sedih yang sangat dalam terlihat jelas di wajahnya. Tangisannya pecah saat ia berdiri di dekat makam suaminya. Air mata mengalir deras dari matanya, sementara ia terus mengusap tanah makam dengan penuh rasa cinta dan duka.

Upacara pemakaman dipimpin oleh Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya. Prosesi ini dilakukan secara militer sesuai dengan protokol yang berlaku untuk para pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Farizal gugur pada hari Minggu (29/3) waktu Lebanon. Jenazahnya tiba di Indonesia pada malam hari tanggal 4 April. Kepergian almarhum menimbulkan duka mendalam bagi seluruh keluarga dan rekan-rekannya di TNI.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga turut serta dalam upacara penghormatan terakhir kepada almarhum. Ia datang langsung ke Bandara Soekarno-Hatta untuk menjemput jenazah dan memberikan penghormatan sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Prosesi Pemakaman yang Penuh Penghormatan

Berikut adalah beberapa hal penting yang terjadi selama prosesi pemakaman:

  • Kehadiran keluarga:

    Keluarga almarhum, termasuk istri dan anak-anaknya, hadir dalam upacara pemakaman. Mereka memenuhi ruang makam dengan perasaan duka yang dalam.

  • Peran pejabat TNI:

    Upacara pemakaman dipimpin oleh pejabat tinggi TNI, yaitu Letjen TNI Candra Wijaya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran almarhum dalam menjalankan tugas negara.

  • Penghormatan Presiden:

    Presiden Prabowo Subianto turut serta dalam prosesi penghormatan terakhir. Kehadirannya menunjukkan bahwa negara menghargai pengorbanan almarhum.

  • Prosesi militer:

    Seluruh proses pemakaman dilakukan dengan protokol militer yang sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk para pahlawan.



Pemakaman ini tidak hanya menjadi momen duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat akan dedikasi dan pengorbanan para prajurit TNI yang bertugas di luar negeri. Dengan adanya upacara seperti ini, diharapkan semangat kebangsaan dan rasa tanggung jawab terhadap negara dapat terus dilestarikan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

3 bulan ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

3 bulan ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

3 bulan ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

3 bulan ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

3 bulan ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

3 bulan ago