Pada pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026, Persita Tangerang harus menerima kekalahan tipis dari Persebaya Surabaya dengan skor akhir 0-1. Laga berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (4/4) malam. Meskipun tampil cukup baik, Persita gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki dan kalah dari tim tuan rumah.
Pelatih Persita, Carlos Pena, mengakui bahwa kunci kemenangan Persebaya adalah kemampuan mereka dalam memanfaatkan peluang yang muncul selama pertandingan. Ia menyatakan bahwa Persita juga memiliki beberapa kesempatan emas, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol.
“Kami memiliki beberapa peluang, tetapi kami tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan di Surabaya, Sabtu malam.
Carlos Pena menilai lini pertahanan Persebaya tampil sangat solid, sehingga membuat timnya kesulitan dalam menciptakan peluang yang berbahaya. Ia juga menyebut bahwa Persita berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola maupun transisi cepat, tetapi sayangnya gagal menciptakan gol.
Meski demikian, ia mengapresiasi penampilan pemainnya yang berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Menurutnya, secara keseluruhan, timnya tetap menunjukkan perkembangan sepanjang musim ini. Terutama dalam hal kemampuan mengombinasikan penguasaan bola dengan serangan cepat, yang mulai terlihat dalam beberapa laga terakhir.
Carlos Pena menegaskan bahwa Persita masih memiliki target hingga akhir musim. Salah satunya adalah mendekati posisi empat besar dan memecahkan rekor perolehan poin klub. “Kami masih punya delapan pertandingan lagi dan ingin mendapatkan poin semaksimal mungkin,” tambahnya.
Pemain Persita, Hargianto, menyampaikan rasa kecewa atas kekalahan tersebut. Ia menilai bahwa timnya harus segera bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya. “Kami akan melupakan pertandingan ini dan fokus ke laga berikutnya,” katanya.
Saat ini, Pendekar Cisadane berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 41 poin. Selanjutnya, Persita akan menjamu Arema FC di Stadion Indomilk Arena pada Jumat malam pekan depan.
Dari hasil pertandingan ini, Carlos Pena menggarisbawahi pentingnya evaluasi terhadap performa tim. Ia berharap para pemain dapat belajar dari kekalahan ini dan meningkatkan performa di laga-laga berikutnya. Dengan sisa delapan pertandingan, Persita masih memiliki peluang untuk meraih hasil yang lebih baik dan memenuhi target yang telah ditetapkan.
Tim pelatih juga akan melakukan analisis mendalam terkait strategi dan formasi yang digunakan dalam pertandingan melawan Persebaya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Persita dapat tampil lebih kompetitif dan efektif dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Meski kalah dalam pertandingan ini, Persita Tangerang tetap menunjukkan semangat dan komitmen untuk terus berkembang. Dengan dukungan dari suporter dan kerja keras dari seluruh pemain, tim ini berharap dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam beberapa laga berikutnya.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…